Berita Utama

Ketik Lowongan Kerja

Berita Terkini

Thumbnail Berita - Sekolah dan Masjid di Beutong Ateuh Banggalang Hancur Akibat Banjir

29 November 2025 11:28

Sekolah dan Masjid di Beutong Ateuh Banggalang Hancur Akibat Banjir

Thumbnail Berita - Wabup Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat HUT Tulungagung–Hari Jadi KORPRI, Doorprize Jadi Magnet Massa

29 November 2025 11:25

Wabup Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat HUT Tulungagung–Hari Jadi KORPRI, Doorprize Jadi Magnet Massa

Thumbnail Berita - M. Fikra Dahana Tembus Banjir hingga Pelosok, Pastikan Bantuan DPC PDI Perjuangan Tepat Sasaran

29 November 2025 11:10

M. Fikra Dahana Tembus Banjir hingga Pelosok, Pastikan Bantuan DPC PDI Perjuangan Tepat Sasaran

Thumbnail Berita - Bantuan Pangan Darurat PDI Perjuangan untuk Korban Banjir di Aceh Tenggara

29 November 2025 10:58

Bantuan Pangan Darurat PDI Perjuangan untuk Korban Banjir di Aceh Tenggara

Thumbnail Berita - 346 Koperasi Merah Putih Berdiri, Sidoarjo Raih Penghargaan Daerah Koperasi Go International

29 November 2025 05:54

346 Koperasi Merah Putih Berdiri, Sidoarjo Raih Penghargaan Daerah Koperasi Go International

Thumbnail Berita - Off-Road Coban Talun: Sensasi Melintasi Jalur Ekstrem dengan View Lereng Gunung yang Menakjubkan

29 November 2025 05:30

Off-Road Coban Talun: Sensasi Melintasi Jalur Ekstrem dengan View Lereng Gunung yang Menakjubkan

Thumbnail Berita - Satu-Satunya Warung di Lereng Gunung Biru, Tempat Singgah Pengunjung Off-Road Coban Talun

29 November 2025 05:15

Satu-Satunya Warung di Lereng Gunung Biru, Tempat Singgah Pengunjung Off-Road Coban Talun

Thumbnail Berita - Urgensi DRAM bagi BUMD dalam Antisipasi Bencana

29 November 2025 05:08

Urgensi DRAM bagi BUMD dalam Antisipasi Bencana

Baca Sejenak

Thumbnail Berita - Sekolah dan Masjid di Beutong Ateuh Banggalang Hancur Akibat Banjir

29 November 2025 11:28

Sekolah dan Masjid di Beutong Ateuh Banggalang Hancur Akibat Banjir

Banjir bandang yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, meninggalkan luka mendalam yang belum pernah dialami masyarakat sebelumnya.

Tak hanya merenggut rumah dan harta benda warga, namun juga menghancurkan infrastruktur pendidikan dan tempat ibadah yang menjadi pusat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat setempat.

Dua gedung sekolah utama yaitu SDN 1 Beutong Ateuh Banggalang dan SMPN 1 Beutong Ateuh Banggalang, mengalami kerusakan parah. Seluruh ruang kelas, perpustakaan, hingga fasilitas sekolah luluh lantak diterjang air bah dan material lumpur yang menyelimuti hampir seluruh bangunan.

Akibat kerusakan tersebut, 100 persen proses belajar mengajar lumpuh total. Tidak ada buku, tidak ada meja, tidak ada kursi yang tersisa dalam kondisi layak pakai. Sementara itu, ratusan pelajar kini kehilangan ruang belajar dan sumber masa depan mereka.

Foto Lokasi bangunan sekolah yang telah hilang akibat banjir yang melanda Beutong Ateuh Banggalang, Sabtu, 29 November 2025. (Foto: AK/Ketik)Lokasi bangunan sekolah yang telah hilang akibat banjir yang melanda Beutong Ateuh Banggalang, Sabtu, 29 November 2025. (Foto: AK/Ketik)

Tak berhenti di situ, banjir bandang juga menghancurkan fondasi kehidupan keagamaan warga. Tiga masjid di daerah tersebut rusak total, tembok runtuh, mihrab porak-poranda, karpet dan kitab suci berserakan bersama lumpur dan kayu gelondongan.

Suasana muram menyelimuti lokasi kejadian. Di tengah puing dan reruntuhan bangunan, warga hanya mampu menyaksikan dengan mata berkaca-kaca. Bagi masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, kehilangan sarana pendidikan dan rumah ibadah adalah kehilangan dua pilar penting, masa depan dan iman.

Seorang tokoh masyarakat sekaligus relawan lokal, Arafik, menyampaikan keprihatinan mendalam dan menyerukan bantuan dari berbagai pihak.

“Kami benar-benar terpukul. Pendidikan anak-anak berhenti total, dan tempat ibadah rusak parah. Kami mohon perhatian semua pihak terkait, lembaga sosial, dan masyarakat luas agar sarana pendidikan dan tempat ibadah di Beutong Ateuh ini dapat segera berfungsi kembali,” ujarnya dengan suara bergetar, Sabtu, 29 November 2025.

Ia berharap anak-anak tidak kehilangan hak mendapatkan pendidikan, terlebih dalam kondisi pascabencana yang penuh trauma. Begitu pun dengan rumah ibadah yang selama ini menjadi sumber keteguhan mental dan spiritual warga.

Hingga kini, akses menuju lokasi masih terbatas akibat kerusakan medan dan tumpukan material banjir. Upaya pendataan dan pembersihan terus dilakukan, namun pemulihan penuh diperkirakan membutuhkan waktu panjang serta dukungan besar.

Tragedi ini menjadi alarm keras bahwa masyarakat Beutong Ateuh Banggalang sedang menghadapi krisis kemanusiaan yang tidak hanya merusak fisik, tetapi juga harapan dan cita-cita. (*)


Editor: T. Rahmat

Berita untuk Anda: