PP Muhammadiyah Lepas Relawan Psikososial KAWANMU, Tekankan Pentingnya Kesiapan Kemanusiaan

12 Januari 2026 16:14 12 Jan 2026 16:14

Thumbnail PP Muhammadiyah Lepas Relawan Psikososial KAWANMU, Tekankan Pentingnya Kesiapan Kemanusiaan

Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam pelepasan Relawan KAWANMU, 12 Januari 2026. (Foto: MPKS PP Muhammadiyah)

KETIK, SURABAYA – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, saat prosesi pelepasan Relawan KAWANMU (Korps Relawan Sosial Muhammadiyah) MPKS PP Muhammadiyah digelar, 12 Januari 2026.

Tim Psikososial gelombang pertama ini diberangkatkan untuk menjalankan misi kemanusiaan di dua wilayah terdampak bencana, yakni Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dan Pidie Jaya, Aceh.

Pelepasan relawan tersebut dilakukan langsung oleh Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustadz Izzul Muslimin. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi atas peran strategis KAWANMU sebagai bagian dari dakwah kemanusiaan Muhammadiyah yang terus hadir di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan harus dijalankan melalui mekanisme kelembagaan yang kuat, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan demi menjaga kepercayaan publik. “Perlu mekanisme dan kelembagaan yang baik serta pertanggungjawaban yang jelas, sehingga masyarakat memiliki kepercayaan. Ketika ada donatur mempercayakan bantuannya, KAWANMU harus mampu menyampaikan amanah tersebut dengan baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, PP Muhammadiyah juga menyampaikan tiga pesan utama kepada para relawan KAWANMU. Pesan pertama, relawan diminta untuk bekerja secara terukur, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta tidak memaksakan diri hingga kelelahan yang justru dapat menyulitkan pihak lain.

Pesan kedua, para relawan diingatkan bahwa mereka merupakan Duta Persyarikatan yang membawa nama baik Muhammadiyah dan KAWANMU. Oleh karena itu, relawan diharapkan mampu menjaga sikap dan perilaku, serta memberikan keteladanan yang baik guna memperbaiki kondisi dan situasi di lapangan.

Pesan ketiga, relawan diminta untuk senantiasa menjaga niat dan motivasi pengabdian. Mengingat tantangan di lapangan tidak mudah, semangat kemanusiaan harus tetap sejalan dengan tujuan awal serta diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang penuh tanggung jawab.

Ustadz Izzul Muslimin juga menyinggung filosofi Bunyanun Marshush sebagaimana termaktub dalam Surat As-Shaff ayat 4. Ia menekankan pentingnya persatuan, kedisiplinan, dan kerapian koordinasi dalam setiap kerja kemanusiaan.

“Allah menyukai hamba-Nya yang berjuang dalam barisan yang teratur, seperti bangunan yang tersusun kokoh (bunyanun marshush). Dalam konteks kebencanaan dan sosial, hal ini berarti tidak boleh ada celah, harus ada kerapian koordinasi, dan bersatu di bawah satu kepemimpinan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris MPKS PP Muhammadiyah, Jasra Putra, menyampaikan bahwa hingga saat ini sekitar 500 relawan KAWANMU telah tercatat dalam proses rekrutmen dan sedang mengikuti tahapan pelatihan serta pemberangkatan secara bertahap.

Ia menambahkan bahwa MPKS akan terus melatih relawan KAWANMU secara masif di berbagai daerah, dengan mengutamakan optimalisasi relawan lokal agar respons terhadap persoalan sosial dan kebencanaan dapat berlangsung lebih cepat dan mandiri.

Ketua Satgas Relawan KAWANMU MPKS PP Muhammadiyah, H. M. Arif An, menjelaskan bahwa tim Psikososial gelombang pertama ini akan langsung berintegrasi dengan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang telah lebih dahulu berada di lokasi bencana. Ia menyebut kepercayaan ini menjadi momentum penting bagi KAWANMU untuk terus hadir di garis depan kegiatan sosial dan kebencanaan.

Dengan dilepas secara resmi oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Relawan KAWANMU mengemban amanah besar: tidak hanya membantu pemulihan fisik dan psikologis warga terdampak, tetapi juga menghadirkan dakwah rahmatan lil ‘alamin melalui aksi kemanusiaan yang terorganisir, profesional, dan berlandaskan amanah. (*)

Tombol Google News

Tags:

Muhammadiyah kawanMu Relawan Kemanusiaan PP Muhammadiyah Aksi Kemanusiaan Relawan Psikososial