Ini Penyebab dan Gejala Post-Holiday Blues yang Muncul di Awal Tahun

8 Januari 2026 08:34 8 Jan 2026 08:34

Thumbnail Ini Penyebab dan Gejala Post-Holiday Blues yang Muncul di Awal Tahun

Ilustrasi seseorang yang mengalami Post Holiday Blues (Foto: iStock Photo)

KETIK, JAKARTA – Setelah liburan usai, pasti kamu pernah merasakan perasaan belum puas dan tidak bersemangat untuk kembali melakukan rutinitas?

Hal tersebut diakibatkan oleh fenomena psikologis yang dikenal sebagai post-holiday blues yang kerap terjadi di awal Januari, setelah berakhirnya libur panjang tahun baru.

Fenomena ini ditandai oleh perasaan murung, kurang bersemangat, dan sulit kembali fokus pada rutinitas kerja atau sekolah. 

Post-holiday blues ini muncul sebagai respons alami terhadap perbedaan besar antara suasana santai saat liburan dengan tuntutan rutinitas harian yang padat.

Dalam hal ini seseorang merasakan perasaan malas atau kurang semangat ketika kembali bekerja atau bersekolah merupakan hal yang wajar. 

Dalam masa post-holiday blues terjadi proses perubahan mood atau suasana hati dari masa liburan ke kehidupan rutin yang harus dihadapi kembali.

Proses adaptasi ulang terhadap kehidupan sehari-hari termasuk jadwal kerja, tugas sekolah, dan tanggung jawab lainnya sering kali membuat suasana hati seseorang mengalami penurunan sementara. 

Dari sisi gejala, orang yang mengalami post-holiday blues biasanya menunjukkan tanda-tanda seperti:

  • Perasaan sedih atau kehilangan semangat untuk memulai hari;
  • Sulit berkonsentrasi pada pekerjaan atau tugas;
  • Lesu dan cepat lelah, meski setelah beristirahat;
  • Perubahan pola tidur atau kesulitan menyesuaikan diri dengan ritme harian. 

Fenomena ini dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial, termasuk kontras tajam antara ekspektasi sosial saat liburan dan realitas pekerjaan, serta ketidakmampuan untuk memperlakukan masa transisi secara efektif. 

Meski post-holiday blues bukan gangguan mental serius, para psikolog menyarankan agar masyarakat memberi waktu bagi diri sendiri untuk beradaptasi secara bertahap misalnya dengan mengatur ulang jadwal tidur, menyusun rencana kegiatan yang realistis, serta menjaga komunikasi sosial untuk mendukung kesejahteraan emosional di awal tahun. (*)

Tombol Google News

Tags:

FENOMENA liburan Awal tahun gejala penyebab Post Holiday Blues