Jalan Rabat Beton di Jombang Rusak Meski Baru Dibangun dengan Anggaran DD Rp103 Juta

12 Januari 2026 15:13 12 Jan 2026 15:13

Thumbnail Jalan Rabat Beton di Jombang Rusak Meski Baru Dibangun dengan Anggaran DD Rp103 Juta

Kondisi jalan rabat beton yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp103 juta di Dusun Turi, Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Kerusakan terjadi pada jalan rabat beton di Dusun Turi, Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, meski usia bangunan tersebut baru selesai dikerjakan beberapa bulan lalu. Lapisan semen pada permukaan jalan dilaporkan tidak merekat sempurna, sehingga batu kerikil mudah terlepas.

Pantauan di lokasi menunjukkan, lapisan semen pada permukaan jalan tidak merekat sempurna, sehingga batu kerikil mudah terlepas.

Di sejumlah titik, kerikil berserakan dan membuat permukaan jalan menjadi kasar serta berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Salah satu warga Dusun Turi, Misri (65), mengatakan kerusakan sudah terlihat sejak awal jalan tersebut selesai dicor. Ia mengaku rutin membersihkan kerikil yang terlepas demi keselamatan warga sekitar.

Foto Kondisi jalan rabat beton yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp103 juta di Dusun Turi, Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)Kondisi jalan rabat beton yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp103 juta di Dusun Turi, Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

“Kalau saya menyapu, kondisi jalan rabatnya prul-prul, tidak merekat sempurna. Batu kerikilnya setiap hari saya bersihkan sampai satu serok. Kalau tidak dibersihkan, kasihan warga dan pengendara motor yang lewat,” ujar Misri, Senin, 12 Januari 2025.

Menurut Misri, kondisi jalan setelah pengecoran memang sudah tampak rapuh dan mudah rusak. Kerusakan terjadi hampir di seluruh ruas jalan.

“Habis dicor kemarin juga kondisinya sama, gampang rusak. Dari gapura sampai ke barat musala rusak semua,” katanya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Fat, pembangunan jalan rabat beton tersebut diduga dikerjakan asal-asalan oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.

Foto Prasasti pembangunan jalan rabat beton yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp103 juta di Dusun Turi, Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, namun kondisinya sudah rusak. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)Prasasti pembangunan jalan rabat beton yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp103 juta di Dusun Turi, Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, namun kondisinya sudah rusak. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

Proyek rabat beton di Desa Kedungturi, Jombang menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp103 juta. 

Jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 160 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 12 sentimeter. Proyek tersebut dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Kedungturi.

Warga berharap pemerintah desa dan pihak terkait segera melakukan evaluasi serta perbaikan. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas harian masyarakat di lingkungan Dusun Turi.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan infrastruktur dalam waktu singkat juga menimbulkan pertanyaan mengenai mutu pengerjaan proyek desa yang bersumber dari dana publik. Warga menilai, jalan rabat beton seharusnya memiliki daya tahan lebih lama dan tidak mudah rusak dalam hitungan bulan.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Kedungturi, Sugito belum bisa dikonfirmasi karena sedang keluar kantor untuk rapat Koperasi Desa Merah Putih.

"Pak Kades rapat di Jombang, gak ada di kantor," kata salah seorang staff desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Jombang, Senin 12 Januari 2026. (*)

Tombol Google News

Tags:

berita jombang Dana Desa jalan rabat beton Kedungturi jalan rusak jombang jalan rabat rusak proyek tak sesuai spesifikasi desa kedungturi pemkab Jombang Bupati Warsubi proyek desa desa mandiri