Prabowo: PDIP Boleh di Luar, Tapi Tetap Kerja Sama

6 Januari 2026 10:30 6 Jan 2026 10:30

Thumbnail Prabowo: PDIP Boleh di Luar, Tapi Tetap Kerja Sama
Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

KETIK, SURABAYA – Presiden Prabowo Subianto kembali "menggoda" Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) agar tidak menjadi oposisi. Dalam sebuah pidato, Prabowo secara terbuka mengajak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk tetap menjalin kerja sama dengan pemerintah, meskipun partai tersebut memilih berada di luar struktur pemerintahan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Perayaan Natal Nasional yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin malam, 5 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen politik demi kepentingan nasional.

"Negara kita hebat, negara kita kaya, dan bisa lebih makmur lagi, asal pemimpin-pemimpinnya bersatu dan bekerja sama," kata Prabowo seperti dikutip dari Suara.com, jejaring media Ketik.com.

Menurut Prabowo, posisi berada di luar pemerintahan tidak berarti menutup pintu kerja sama. Ia menilai PDIP tetap memiliki peran strategis untuk mendukung program-program pemerintah sepanjang tujuannya selaras dengan kepentingan rakyat dan negara. Prabowo menegaskan bahwa semangat persatuan dan kebersamaan harus dikedepankan dibandingkan perbedaan posisi politik.

Prabowo juga menyinggung bahwa kerja sama lintas partai menjadi sangat penting di tengah berbagai tantangan bangsa. Ia menyatakan bahwa pemerintah terbuka terhadap masukan, kritik, maupun dukungan dari PDIP, meskipun partai berlambang banteng moncong putih itu tidak berada dalam kabinet pemerintahan yang ia pimpin.

“Bersatu tak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI Perjuangan boleh di luar, tapi kerja sama," ujarnya.

Dalam pidato yang sama, Prabowo turut menyampaikan dukungan politik kepada Pramono Anung, kader senior PDIP, untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dukungan tersebut disampaikan secara terbuka dan menjadi sorotan karena menunjukkan sikap politik Prabowo yang menekankan kerja sama lintas partai, termasuk dengan PDIP.

Dukungan terhadap Pramono Anung dinilai sebagai bentuk konkret dari ajakan kerja sama yang disampaikan Prabowo. Meski PDIP berada di luar pemerintahan, Prabowo menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk mendukung figur yang dianggap memiliki kapasitas dan pengalaman dalam memimpin Jakarta.

“Saya mendukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul," tegas Prabowo. (*)

Tombol Google News

Tags:

Presiden Prabowo PDIP Oposisi kerja sama