Kades Jugosari Minta Banjir Sumberlangsep Tak Dijadikan Tontonan dan Content

26 Februari 2026 10:45 26 Feb 2026 10:45

Thumbnail Kades Jugosari Minta Banjir Sumberlangsep Tak Dijadikan Tontonan dan Content

Unggahan warga di kawasan sungai Sumberlangsep (Foto : Medsos)

KETIK, LUMAJANG – Sebuah unggahan video viral di media sosial, dimana dua orang yang sebenarnya sudah berumur, berada di aliran sungai Sumberlangsep Desa Jugosari Kecamatan Candipuro Lumajang sembari mengangkat kedua tangannya dan loncat-loncat dengan caption "menolak tua dst".

Bahkan dua orang pria dan wanita yang kemungkinan suami istri ini berpose dengan pose berdampingan di kawasan sungai Sumberlangsep.

Melihat video ini, Kades Jugosari Mahmudi berharap agar banjir yang masih sering terjadi di Jugosari, khususnya di dusun Sumberlansep tidak dijadikan content yang bernuasa hiburan, karena banjir sebenarnya bukan tontonan, melainkan ancaman bagi warga Dusun Sumberlangsep.

"Kalau mengambil gambar atau video kemudian menyebarkan video tersebut sebagai peringatan kepada warga lainnya, saya kira itu positif. Tapi jika diunggah dalam bentuk content hiburan, saya kurang sependapat," kata Mahmudi kepada media ini.

Mahmudi menyatakan tidak akan melarang warga untuk mengambil foto atau video sepanjang bermanfaat untuk orang lain.

"Kalau melarang ya nggak mungkin mas, hanya saya berharap jangan dijadikan content hiburan, karena setiap banjir yang terjadi jika volumenya besar akan ada dampak bagi warga Sumberlangsep. Baik dalam kondisi banjir atau tidak sebaiknya memilih content yang baik," kata Mahmudi.

Masih kata Mahmudi, pada saat banjir memang cukup banyak warga yang mengabadikan lewat foto dan video, namun selama ini masih lebih banyak diarahkan kepada peringatan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarkat.

"Banyak video namun selama ini 90 persen masih positif untuk menyebarkan info banjir, dan hal itu bermanfaat untuk warga lainnya," urai Mahmudi.

Sebagaimana diketahui, dusun Sumberlangsep memang berada dibawah Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru, dimana beberapa waktu lalu karena volume banjir yang cukup besar, menyebabkan sejumlah rumah teredam material vulkanik Semeru dan menyebabkan ratusan warga mengungsi.

Sementara sampai saat ini ketika turun hujan deras, banjir dari lereng Semeru masih sering terjadi dan mengharuskan warga waspada.

Dusun Sumberlangsep desa Jugosari sebenarnya merupakan Zona Merah yang tidak boleh ditinggali, namun sampai saat ini usaha Pemkab Lumajang untuk merelokasi masih menemui sejumlah hambatan, diantaranya penolakan warga di dusun tersebut.

Tombol Google News

Tags:

Sumberlangsep jugosari video viral berita lumajang hari ini