KETIK, JAKARTA – Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Abu Dhabi, tak sekadar menjadi agenda diplomasi antarnegara. Kehadirannya juga menghadirkan momen emosional bagi mahasiswa dan diaspora Indonesia di Uni Emirat Arab.
Sejumlah mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Abu Dhabi turut menyambut langsung kedatangan Kepala Negara. Mereka berdiri di barisan penyambut dengan wajah penuh kebanggaan. Presiden menyapa dan menyalami mereka satu per satu, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban.
Mahasiswa PPI PEA: “Sangat Mengesankan”
Salah satu mahasiswa yang hadir adalah Naufal Ahmad Sofyan, mahasiswa S1 di Muhammad bin Zayed University for Humanities sekaligus Wakil Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) PEA. Ia mengaku sangat terkesan dapat bertemu langsung dengan Presiden.
“Kesan dalam menyambut Pak Prabowo adalah sangat senang sekali dan bahagia. Kebetulan kita bisa menjabat tangan beliau dan sangat mengesankan bagi kami. Terutama Bapak Presiden Prabowo, Bapak Presiden yang terhebat,” ujar Naufal, Kamis, 26 Februari 2026
Naufal berharap kunjungan ini semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Uni Emirat Arab. Ia menilai hubungan baik kedua negara telah memberikan dampak nyata, khususnya di bidang pendidikan yang ia rasakan langsung sebagai mahasiswa.
“Semoga dengan kehadiran Bapak Presiden, setiap tahunnya bahkan bisa mempererat hubungan dengan baik, hubungan bilateral, hubungan antar kedua negara yang mana itu berimbas pada segi ekonomi maupun segi pendidikan. Dan salah satunya kita termasuk menjadi imbas dari hubungan yang baik antara Presiden dengan Uni Emirat Arab,” jelasnya.
Kadet Unhan Jalani Pertukaran di Rabdan Academy
Momen berharga juga dirasakan dua kadet dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia yang sedang mengikuti program pertukaran pelajar di Rabdan Academy, Abu Dhabi.
Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alief Syahnur Almaida, yang mengambil jurusan Homeland Security, menyebut pertemuan tersebut sebagai pengalaman pertamanya berjabat tangan langsung dengan Presiden.
“Ini sebagai pengalaman pertama saya, khususnya untuk bersalaman langsung dengan Bapak Presiden. Tentunya ini menjadi pengalaman tersendiri yang pastinya akan berkesan untuk saya,” ungkap Alief, Rabu, 25 Februari 2026.
Hal senada disampaikan Sersan Mayor Dua Kadet Teknik Mesin Carina Alexandrea Silaban. Ia mengaku bangga bisa mengikuti program student exchange di Abu Dhabi sekaligus bertemu Presiden RI.
“Saya juga merasa bangga bahwasanya saya bisa membuktikan saya dari Indonesia bisa student exchange ke sini,” ungkap Carina.
Alief berharap pemerintah terus memperluas peluang studi luar negeri bagi mahasiswa Indonesia, terutama melalui kerja sama strategis dengan Uni Emirat Arab.
“Harapan untuk Bapak Presiden sendiri khususnya untuk pelajar, membuka seluas-luasnya pintu untuk kuliah di luar negeri, terutama berkaitan dengan Uni Emirat Arab, untuk kerja samanya bisa lebih diperluas lagi,” ujarnya.
Carina menambahkan, diplomasi pendidikan yang kuat akan memberi dampak luas, bukan hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam memperkaya pengalaman lintas budaya generasi muda Indonesia.
“Kerja sama diplomatik bisa lebih fokus ke dalam bidang pendidikan sehingga banyak warga-warga dan mahasiswa-mahasiswa dari Indonesia bisa berkesempatan kuliah di luar negeri, merasakan bagaimana berinteraksi dengan orang lain, orang luar negeri, sehingga bisa menambah ilmu bukan hanya dari sisi akademis, tapi juga non-akademis juga,” tuturnya.
Pesan Integritas dan Loyalitas
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo berpesan agar para mahasiswa tetap semangat menuntut ilmu serta menjunjung tinggi integritas dan loyalitas sebagai generasi penerus bangsa. Pesan itu meninggalkan kesan mendalam bagi para mahasiswa yang hadir.
Kunjungan Presiden di Abu Dhabi tidak hanya memperkuat hubungan strategis Indonesia–Uni Emirat Arab di tingkat pemerintahan, tetapi juga menyentuh langsung generasi muda Indonesia yang sedang menimba ilmu di luar negeri. Momen ini terasa semakin bermakna karena berlangsung di bulan Ramadan, menjadikannya pengalaman tak terlupakan bagi mahasiswa Indonesia di tanah perantauan.
