Pesta Miras Berujung Pembacokan di Jember, Pria Alami Luka Parah di Kepala dan Leher

7 April 2026 13:40 7 Apr 2026 13:40

Thumbnail Pesta Miras Berujung Pembacokan di Jember, Pria Alami Luka Parah di Kepala dan Leher

Ilustrasi pembacokan (Grafis: Rihad Humala/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Aksi kekerasan terjadi di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang mengakibatkan seorang pria mengalami luka serius setelah dibacok oleh temannya sendiri.

Peristiwa berdarah tersebut berlangsung pada Jumat dini hari, 3 April 2026, sekitar pukul 03.25 WIB. Insiden ini juga terekam kamera CCTV di sekitar lokasi dan videonya beredar luas di media sosial, sehingga memicu perhatian masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban dan pelaku menghabiskan waktu bersama sambil mengonsumsi minuman keras. Situasi yang awalnya berlangsung santai berubah menjadi tegang setelah terjadi kesalahpahaman di antara keduanya.

Cekcok yang tak terhindarkan kemudian berujung pada aksi kekerasan. Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, pelaku secara tiba-tiba melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian kepala, leher, dan tangan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan insiden itu kepada pihak kepolisian. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah.

“Pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.25 WIB, kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Anggota langsung menuju tempat kejadian perkara,” ujar Kapolsek Kaliwates, Lilik Sukoco, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 7 April 2026. 

Tanpa menunggu lama, petugas segera mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Kondisi korban yang mengalami luka di beberapa bagian tubuh membuat penanganan cepat menjadi sangat krusial.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi dan warga sekitar. Dari hasil penelusuran tersebut, aparat berhasil mengidentifikasi pelaku yang diketahui merupakan teman korban sendiri.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh petugas. Saat diperiksa, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan tersebut.

“Belum sampai 1x24 jam, pelaku sudah kami amankan. Berdasarkan pengakuannya, memang benar dia yang melakukan penganiayaan tersebut,” kata Lilik.

Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa peristiwa ini dipicu oleh perselisihan yang terjadi saat keduanya berada di bawah pengaruh minuman keras.

“Awalnya mereka minum bersama, lalu terjadi gesekan atau kesalahpahaman yang berujung cekcok. Karena pengaruh miras, situasi semakin tidak terkendali hingga akhirnya terjadi pembacokan,” jelasnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, tidak hanya karena tingkat kekerasannya, tetapi juga karena rekaman video kejadian yang menyebar luas di media sosial. Polisi masih terus mendalami kasus ini, termasuk mencari senjata tajam yang diduga telah dibuang oleh pelaku usai kejadian. (*)

Tombol Google News

Tags:

pembacokan Jember pesta miras penganiayaan berat Kaliwates video CCTV viral kriminalitas Jember Kasus Kekerasan