KETIK, SURABAYA – Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 akan berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026. Peserta yang telah mendaftar diimbau untuk mulai mempersiapkan diri dengan memahami materi tes serta strategi pengerjaan soal sebelum ujian dilaksanakan.
Secara keseluruhan, peserta akan menghadapi sekitar 160 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 195 menit atau sekitar 3 jam 15 menit. Dengan waktu yang terbatas, kemampuan mengatur strategi dan manajemen waktu menjadi faktor penting untuk memperoleh hasil maksimal.
Berdasarkan informasi resmi SNPMB, materi ujian dalam UTBK SNBT terdiri atas dua kelompok utama, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) serta Tes Literasi yang di dalamnya juga mencakup penalaran matematika.
- Tes Potensi Skolastik (TPS)
Tes Potensi Skolastik bertujuan mengukur kemampuan kognitif, penalaran, serta logika dasar yang dibutuhkan mahasiswa dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Tes ini tidak berfokus pada hafalan materi pelajaran sekolah, melainkan pada kemampuan berpikir dan memecahkan masalah.
TPS terdiri atas empat bagian, yaitu Penalaran Umum yang menguji kemampuan peserta dalam menganalisis dan menyelesaikan masalah baru, Pengetahuan dan Pemahaman Umum yang menilai kemampuan memahami informasi serta bahasa secara umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis yang berfokus pada kemampuan memahami teks dan struktur bahasa, serta Pengetahuan Kuantitatif yang menguji logika angka dan konsep matematika dasar.
- Tes Literasi
Selain TPS, peserta juga akan menghadapi Tes Literasi yang bertujuan mengukur kemampuan memahami serta menganalisis informasi dari berbagai bacaan. Sebagian besar soal dalam tes ini disajikan dalam bentuk wacana yang relatif panjang sehingga membutuhkan ketelitian dalam membaca.
Tes Literasi terdiri atas literasi dalam Bahasa Indonesia dan literasi dalam Bahasa Inggris. Kedua bagian ini menguji kemampuan peserta dalam menafsirkan informasi, memahami ide utama, serta menarik kesimpulan dari teks yang diberikan.
- Penalaran Matematika
Bagian lain dalam Tes Literasi adalah penalaran matematika, yang berfokus pada kemampuan peserta dalam menerapkan konsep matematika untuk menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Soal pada bagian ini umumnya disajikan dalam bentuk cerita, grafik, atau data numerik, sehingga peserta dituntut untuk melakukan analisis logis dan memahami informasi yang tersedia, bukan sekadar menghafal rumus matematika.
Dengan jumlah soal yang cukup banyak dan waktu pengerjaan yang terbatas, peserta disarankan untuk memiliki strategi dalam mengerjakan soal. Rata-rata waktu yang tersedia hanya sekitar 1,2 menit per soal, sehingga peserta perlu menghindari terlalu lama terpaku pada satu soal dan sebaiknya mengerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu.
Persiapan yang matang, latihan soal secara rutin, serta pemahaman terhadap materi ujian diharapkan dapat membantu peserta menghadapi UTBK SNBT 2026 dengan lebih percaya diri dan meraih hasil terbaik untuk masuk perguruan tinggi negeri yang diinginkan. (*)
