KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan anggaran darurat untuk mengantisipasi bencana seperti banjir yang terjadi di Kecamatan Mumbulsari.
Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, menyatakan bahwa dana tersebut telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT).
"Anggaran darurat itu dapat digunakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan mendesak, termasuk untuk penanganan dampak banjir yang terjadi secara tiba-tiba," ujar Ahmad Halim saat ditemui usai mendampingi peninjauan lokasi banjir di Kecamatan Mumbulsari, Senin malam, 7 April 2026.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi akan terus didorong, terutama dengan pemerintah provinsi dan balai terkait, mengingat sebagian besar sungai berada di bawah kewenangan provinsi.
Selain itu, dukungan untuk pembangunan dam dan embung akan terus diperjuangkan sebagai bagian dari solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir.
Sementara itu, Rudi, warga Mumbulsari mengaku bahwa banjir di wilayah tersebut bukanlah kejadian baru. Kondisi ini bahkan dianggap sebagai masalah tahunan yang belum terselesaikan.
"Kalau hujan deras turun lama, pasti daerah sini banjir. Air sampai masuk ke rumah warga dan mengganggu aktivitas kita," keluhnya.
Kondisi sungai yang dangkal dan dipenuhi sampah dinilai menjadi penyebab utama yang hingga kini belum tertangani secara maksimal oleh pihak terkait.
Peristiwa banjir di Mumbulsari bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama lebih dari satu jam, sehingga menyebabkan genangan air merendam akses jalan di sekitar Pasar Mumbulsari.
Kondisi tersebut langsung direspons oleh Bupati Jember, Gus Fawait yang kebetulan sedang melakukan kunjungan lapangan, sehingga agenda blusukan pun berubah menjadi inspeksi darurat di lokasi terdampak.
Respons cepat pemerintah daerah menjadi langkah awal dalam penanganan banjir, sekaligus menunjukkan pentingnya kehadiran langsung pemimpin di tengah situasi darurat yang dihadapi masyarakat. Dalam jangka panjang, Pemkab Jember juga akan mengupayakan pengerukan sungai.
