KETIK, LEBAK – Upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) di Kabupaten Lebak terus diperkuat melalui optimalisasi Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan sebagai langkah awal mencegah berbagai penyakit berisiko tinggi.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Ketahanan Keluarga melalui Posbindu PTM OPD dalam rangka cek kesehatan gratis dan skrining PTM yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Belia, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin harus mulai ditanamkan dari lingkungan keluarga.
Ia menyebut, keluarga yang sehat menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang produktif.
“Ketahanan keluarga dimulai dari keluarga yang sehat. Ibu-ibu memiliki peran penting untuk memastikan seluruh anggota keluarga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Belia.
Ia mengingatkan, sejumlah penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung kerap berkembang tanpa gejala awal. Kondisi ini membuat banyak penderita baru menyadari penyakitnya saat sudah memasuki tahap lanjut.
“Penyakit tidak menular ini sering datang tanpa tanda-tanda. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.
Melalui Posbindu PTM, lanjut Belia, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pola hidup sehat, mulai dari pengaturan pola makan hingga pentingnya aktivitas fisik secara rutin.
“Kami ingin masyarakat tidak menunggu sakit baru berobat. Posbindu ini harus dimanfaatkan sebagai langkah pencegahan sejak dini,” tegasnya.
Belia berharap, keberadaan Posbindu PTM dapat terus diperluas hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di tingkat desa, sehingga upaya promotif dan preventif dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Eka, menyampaikan bahwa Posbindu PTM menjadi salah satu strategi utama pemerintah daerah dalam menekan angka kasus penyakit tidak menular.
“Penyakit tidak menular sering disebut sebagai silent killer karena tidak bergejala pada tahap awal. Melalui Posbindu, kita dorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini agar penanganan bisa lebih cepat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah hingga ke tingkat desa.
“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Layanan Posbindu ini sudah tersedia, tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkannya secara rutin,” tambahnya.
Dengan sinergi antara PKK dan Dinas Kesehatan, penguatan Posbindu PTM diharapkan mampu menekan angka penyakit tidak menular sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Lebak. (*)
