Pemkot Surabaya Pangkas Beasiswa Pemuda Tangguh, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

21 Januari 2026 21:03 21 Jan 2026 21:03

Thumbnail Pemkot Surabaya Pangkas Beasiswa Pemuda Tangguh, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Instagram Eri Cahyadi)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memangkas beasiswa Pemuda Tangguh menjadi Rp2,5 juta untuk dua semester. Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasannya, karena di lapangan terdapat temuan banyak anak pejabat yang ikut program ini.

Praktik nakal itu, kata Eri, untuk mendapatkan beasiswa Pemuda Tangguh dengan memalsukan gaji orang tua di formulir pendaftaran kuliah. Pihak nakal itu, lanjut Eri menulis jumlah lebih tinggi, sehingga Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga tinggi.

"Hari ini saya harus berani bongkar itu," tegas Eri dikutip pada Rabu, 21 Januari 2026.

Lebih lanjut, tindakan tidak jujur itu kata Eri berdampak negatif. Pemkot harus menanggung UKT yang tinggi. Pemkot juga menemukan anak pejabat yang masuk Beasiswa Pemuda Tangguh dengan besaran sampai Rp 15 juta per semester.

"Orang yang tidak mampu banyak maka kami harus mengubah ini. Kalau dia itu masuk dalam keluarga yang pra-sejahtera, aku yang datang ke kampusnya, tetapi kalau dia mampu, ya geser, saya kasih uang segitu (Rp 2,5 juta per 2 semester)," ungkapnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

beasiswa beasiswa Pemuda Tangguh Pemkot Surabaya Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya Wali Kota Eri Berita Surabaya Surabaya terkini