Video Viral Sampah Terjatuh dari Truk, DLH Surabaya Siapkan Teguran Tegas

9 Maret 2026 14:40 9 Mar 2026 14:40

Thumbnail Video Viral Sampah Terjatuh dari Truk, DLH Surabaya Siapkan Teguran Tegas

Ilustrasi - Truk pengangkut sampah berada di TPS Ketampon, Surabaya. (Foto: Dok Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sebuah truk bak terbuka yang sedang mengangkut sampah. Ketika truk tersebut berjalan, sampah tampak terjatuh dan berceceran di jalan.

Sampah yang berceceran di jalan membuat pandangan tidak enak dilihat sekaligus menimbulkan bau yang menyengat. Video ini langsung ramai dan ditanggapi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto, menegaskan bahwa operasional pengangkut sampah, khususnya milik rekanan pemerintah, telah diatur secara ketat melalui kontrak kerja sama.

"Kalau terjadi keterlambatan pengangkutan, kendaraan mogok di jalan, atau ada masalah operasional lain, semuanya ada ketentuannya dan sanksinya," tegasnya, dikutip Senin, 9 Maret 2026.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa dengan adanya kontrak kerja sama, standar kendaraan pengangkut sampah telah ditetapkan secara rinci. Armada yang digunakan harus dalam kondisi baik, seperti kendaraan yang menggunakan sistem pres maupun bak konvensional.

"Kalau sampai terjadi sampah berserakan di jalan, tentu kami akan memberikan teguran kepada pihak rekanan agar mereka melakukan perbaikan. Jika tidak ditindaklanjuti, maka akan dikenakan penalti atau sanksi sesuai ketentuan dalam kontrak," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan setiap perusahaan yang terlibat dalam pengadaan layanan pengangkutan sampah wajib melewati tahap pemeriksaan kendaraan terlebih dahulu.

Dalam proses tersebut, DLH mengecek kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen, hingga kelayakan operasionalnya.

"Artinya, kendaraan itu harus layak dan laik jalan. Selain kondisinya harus baik, kendaraan juga tidak boleh sering mengalami gangguan operasional seperti mogok. Itu semua menjadi bagian dari evaluasi saat lelang berlangsung," tuturnya.

Dalam operasional pengangkutan sampah di Surabaya, Dedik menjelaskan terdapat tiga jenis kendaraan. Pertama, kendaraan dinas milik pemerintah kota. Kedua, kendaraan rekanan yang mengikuti proses pengadaan jasa pengangkutan sampah. Ketiga, kendaraan milik pihak swasta.

"Untuk kendaraan rekanan yang mengikuti lelang dari pemerintah kota, pengawasannya bisa kami lakukan langsung karena sejak awal kendaraan mereka sudah melalui proses pengecekan kelayakan," ujarnya.

Untuk kendaraan operasional swasta, Dedik menjelaskan biasanya berasal dari pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, hingga kawasan perumahan yang mengangkut sampah sendiri untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo secara mandiri.

"Kalau ada laporan atau kejadian seperti sampah berserakan di jalan, tentu tetap kami ingatkan dan kami tegur pihak terkait," terangnya. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Truk sampah viral truk sampah video viral DLH DLH Surabaya Pemkot Surabaya