KETIK, SURABAYA – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak membuka Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan TP PKK Provinsi Jawa Timur di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Arumi menyampaikan bahwa kegiatan bazar memiliki keterkaitan erat dengan daya beli masyarakat. Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, bazar menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha.
“Saya mengapresiasi terselenggaranya Bazar Ramadan ini dan melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan,” jelasnya.
Menurutnya, bazar Ramadan juga memberikan kesempatan bagi anggota PKK, DWP, serta pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk unggulan mereka kepada masyarakat.
“Kegiatan bazar seperti ini sangat bermanfaat karena tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan dan memasarkan produk mereka,” ujar Arumi.
Kegiatan bazar Ramadan juga menjadi wujud sinergi dan kolaborasi antara TP PKK dan DWP Provinsi Jawa Timur dalam mendukung berbagai upaya pemberdayaan serta penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Itu sejalan dengan program kerja PKK, khususnya Pokja II yang berfokus pada peningkatan pendidikan dan keterampilan serta penguatan ekonomi keluarga melalui program UP2K PKK (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga).
Melalui program tersebut, Arumi terus mendorong para kader PKK di berbagai daerah untuk mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal, mulai dari produk kuliner, kerajinan tangan, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang memiliki nilai tambah bagi perekonomian keluarga.
"Di Bulan Ramadan mendekati Lebaran, biasanya masyarakat cenderung lebih selektif dalam melakukan pengeluaran uang. Kehadiran bazar Ramadan ini menjadi salah satu alternatif yang dapat menjembatani pelaku usaha dengan masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Timur Isye Adhy Karyono dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan laporannya bahwa penyelenggaraan bazar Ramadan ini menjadi bagian dari upaya memeriahkan bulan puasa sekaligus mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap semoga kegiatan bazar ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi mempererat kerjasama antara TP PKK dan DWP, namun juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan, mendorong kreativitas, serta memotivasi para perempuan Jawa Timur untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam memperkuat ekonomi keluarga," katanya.
Di Bazar Ramadan ini terdapat 40 stand, yang terdiri dari lima stand TP PKK, dua belas stand DWP OPD, delapan stand DWP biro-biro, tiga stand sponsor, serta dua belas stand UMKM partisipan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan santunan kepada sepuluh anak yatim sebelum meninjau stand bazar bersama jajaran pengurus TP PKK dan DWP Provinsi Jawa Timur. (*)
