Musrenbangdes Sambijajar Bahas Prioritas Pembangunan Desa Tahun 2027

14 Januari 2026 11:00 14 Jan 2026 11:00

Thumbnail Musrenbangdes Sambijajar Bahas Prioritas Pembangunan Desa Tahun 2027

Suasana Musrenbangdes di Balaidesa Sambijajar. (Foto : Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Sambijajar pada Selasa, 13 Januari 2026.

Musrenbangdes menjadi forum penting bagi warga desa untuk menyampaikan aspirasi pembangunan. Berbagai usulan dibahas secara terbuka, mulai dari peningkatan infrastruktur pertanian hingga penguatan ketahanan pangan sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

Forum ini tidak sekadar agenda administratif, melainkan ruang dialog antara pemerintah desa dan warga dalam menentukan arah pembangunan yang akan dilaksanakan satu tahun ke depan.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kecamatan Sumbergempol yang diwakili Kasi PMD Sri Wahyuni, SE., M.Si., Kepala Desa Sambijajar Suhardi beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, Ketua LPM, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, pendamping desa, tokoh masyarakat, perwakilan perempuan, pemuda, ketua RT/RW, serta undangan lainnya.

Kepala Desa Sambijajar, Suhardi, mengingatkan warga agar menyusun usulan program secara realistis dan berorientasi pada skala prioritas. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan anggaran desa yang terbatas agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kita harus bijak. Tidak semua bisa dibangun dalam satu waktu, tapi kita pastikan yang terpilih adalah yang paling dibutuhkan rakyat," tegas Suhardi saat memberikan klarifikasi pada acara tersebut.

Senada dengan itu, Kasi PMD Kecamatan Sumbergempol, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa Musrenbangdes menjadi dasar penyusunan program desa sekaligus usulan kegiatan ke tingkat kabupaten.

"Untuk RKP kabupaten ada 3 usulan yang mana usulan nanti di input di kegiatan SIPD yang menjadi kegiatan kabupaten," ujar Yuni yang akrab disapa Kasi PMD.

Ia juga menyampaikan bahwa Dana Desa secara nasional mengalami penurunan. Kondisi tersebut turut berdampak pada alokasi Dana Desa Sambijajar yang diterima pada tahun berjalan.

"Untuk tahun ini anggaran Dana Desa di seluruh Indonesia ada penurunan yang diterima pemerintah desa. Untuk pemerintah desa Sambijajar, DD yang diterima sebesar 340 juta untuk tahun ini, untuk tahun depan belum tahu," lanjutnya.

Sri Wahyuni berharap hasil Musrenbangdes dapat direalisasikan secara optimal meski dengan keterbatasan anggaran yang ada.

"Harapan kami dari Musrenbang ini untuk 3 usulan tadi dapat terealisasi dan dari dana yang ada harapan kami bener-bener dapat di manfaatkan secara maksimal agar desa Sambijajar ke depan lebih baik," pungkasnya.

Selain Musrenbangdes, Pemerintah Desa Sambijajar juga menggelar Musyawarah Perempuan, Anak, dan Disabilitas (Muspadi) di ruang terpisah sebagai upaya memastikan seluruh kelompok masyarakat terlibat dalam proses perencanaan pembangunan desa. (*)

Tombol Google News

Tags:

#musrenbangdes #muspadi #pemdessambijajar #kecamatansumbergempol #kabupatentulungagung