KETIK, TULUNGAGUNG – Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti acara buka puasa bersama yang diselenggarakan PT Mutiara Bahari Alamria pada Sabtu sore, 28 Februari 2026.
Acara tahunan ini menjadi istimewa dengan kehadiran Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo serta Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin beserta istri Yuyun Baharudin.
Kegiatan yang dipusatkan di aula utama Kantor PT. Mutiara Bahari Alamria ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi jajaran manajemen dan para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang menjalani pelatihan, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Camat Rejotangan, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa se Kecamatan Rejotangan, Pelaku P3MI, perwakilan PMI, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan yang lain.
Dalam statmennya kepada awak media, Direktur PT. Mutiara Bahari Alamria, Siti Munawaroh menyampaikan bahwa pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dari lingkungan sekitar merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mengasah rasa empati para calon tenaga kerja.
"Kami ingin para calon pekerja migran kita berangkat tidak hanya membawa keterampilan teknis, tetapi juga membawa mentalitas yang baik dan semangat berbagi. Kehadiran Bapak Bupati dan Wakil Bupati tentu menjadi motivasi tambahan bagi kami semua," ujar Siti Munawaroh yang akrab disapa Bu Mun ini.
Melalui kegiatan ini, Siti Munawaroh selaku Direktur PT. Mutiara Bahari Alamria berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar dan menciptakan ekosistem kerja yang harmonis serta diberkahi.
Wakil Bupati dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi kepada PT. Mutiara Bahari Alamria dalam hal ini membidangi pelatihan dan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.
Ia menekankan pentingnya peran P3MI dalam menekan angka pengangguran daerah sekaligus memastikan perlindungan bagi warga yang bekerja di luar negeri.
"Pemerintah daerah sangat mendukung inisiatif seperti ini. Tidak hanya fokus pada urusan bisnis dan penempatan kerja, tetapi juga memperhatikan sisi sosial dan spiritual." ucap Baharudin kepada media.
"Saya berpesan kepada adik-adik yatim untuk terus semangat belajar, dan kepada calon PMI, jadilah duta bangsa yang membanggakan di negeri orang," tutur Wakil Bupati usai acara.
Rangkaian kegiatan ini diawali dengan tausiah yang dibawakan tokoh agama sebelum azan magrib dan pelaksanaan buka puasa bersama. Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati didampingi jajaran direksi kepada 13 anak yatim.(*)
