KETIK, TULUNGAGUNG – Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Ngantru sukses menyelenggarakan Musyawarah Kecamatan (Muscam), Kamis 12 Pebruari 2026.
Pelaksanaan Muscam bertempat di Gedung Pertemuan Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru. Pembahasan utama pertemuan ini adalah restrukturisasi kepengurusan sekaligus penguatan solidaritas antar perangkat desa.
Hadir pada acara Musyawarah, Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Camat Ngantru, Kapolsek, Danramil, Ketua PKDI, Tim Perwakilan PPDI Kabupaten dan puluhan perwakilan perangkat desa se Kecamatan Tanggunggunung.
Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Ngantru Agung Wijayanto dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur, sinergitas antar PPDI dan PKDI di Ngantru bisa berjalan beriringan.
"Semoga kita bisa saling, ada kurangnya kami Kepala Desa dengan adanya teknologi digitalisasi ini agar bisa bersama-sama, bahu membahu supaya semua aktifitas bisa berjalan dengan lancar," kata Agung dihadapan forum Musyawarah
"Suksesnya Muscam hari ini bukan karena Kepanitiaan, melainkan kebersamaan dari seluruh perangkat desa se Kecamatan Pagerwojo," tegasnya.
Senada dengan Mbah Lurah Pulerejo, selaku anggota DPRD Tulungagung Hj. Binti Lulukah berpesan acara Muscam PPDI berjalan dengan sukses, berharap siapa saja yang terpilih sebagai nahkoda baru nanti perangkat dan kepala desa tetap jaga sinergitas yang baik dan sebagai pelayan masyarakat harus lebih ditingkatkan.
Sambutan dilanjutkan Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung Abdul Fatah. Dia menyebut PPDI bukan sekadar wadah berkumpul, tapi rumah bagi kita untuk saling menguatkan.
"Amanah ini berat, namun dengan gotong royong, kita akan pastikan pengabdian kita di desa menjadi lebih bermartabat," ujar Fatah.
"Harapan kami, kepada perangkat desa yang muda-muda, hormati pendahulu kalian yang sudah lebih dulu ada di pemerintah desa, yang namanya pamong itu sama, dan PPDI berjuang demi kita semua, jika ada kegiatan mari kita sengkuyung bersama-sama," ujarnya.
Di lain sisi Camat Ngantru Suwarji menyebut Muscam ini bukan sekadar pergantian pengurus. Melainkan momentum untuk meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Dia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap peran PPDI selama ini sebagai mitra strategis pemerintah kecamatan dalam menyukseskan program pembangunan daerah.
"Mudah-mudah siapa calon yang terpilih, saya mengucapkan selamat kepada ketua terpilih nanti, sebagai ujung tombak mewakili rekan-rekan perangkat," ucap Suwarji.
"Semoga membawa rekan-rekannya, menjadi pamong yang amanah, bisa sinergi dengan Kepala Desa, Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten," tambahnya.
Suksesnya Muscam PPDI ini ditandai dengan terpilihnya Sunardi sebagai Ketua PPDI Kecamatan Ngantru terpilih masa bakti 2026-2031.
Dalam sambutannya, Ketua PPDI Kecamatan Ngantru terpilih, menekankan pentingnya organisasi sebagai wadah perjuangan aspirasi perangkat desa.
"Kami akan tetap satu komando, menjaga sinergitas kami sebagai perangkat kepada pemerintah diatasnya, selalu menjalin kemitraan strategis yang harmonis dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam pembangunan daerah," pungkasnya. (*)
