KETIK, SURABAYA – Sebanyak 144 penyakit non spesialistik tidak dapat dilayani oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dan hanya bisa dilayani dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
FKTP yang dimaksud yaitu puskesmas, klinik pratama, praktik dokter umum, praktik dokter gigi dan rumah sakit kelas D.
Kebijakan ini mendorong anggota Komisi D DPRD Surabaya, Michael Leksodimulyo, buka suara karena adanya perubahan penanganan penyakit khususnya di Surabaya.
"Jadi kalau penyakit 144 penyakit yang tidak ter-cover, tidak bisa dirujuk ke rumah sakit, itu sebaiknya diarahkan ke Puskesmas," jelasnya pada Kamis 23 Januari 2025.
Adanya perubahan kebijakan ini, Michael mendorong agar Puskesmas di wilayah Surabaya untuk sigap selama 24 jam.
Khususnya untuk 23 Puskesmas yang ada di Surabaya yang menerima rawat inap, agar pasien dapat tertangani dengan baik.
"Saya inginkan agar Puskesmas itu menajamkan dirinya, mempersiapkan dirinya untuk bisa membuat jadwal jaga 24 jam untuk masyarakat Surabaya sebagai konsekuensi dari penolakan rujukan tadi," terangnya.
Untuk Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Michael meminta agar meningkatkan pengawasan agar pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara maksimal
"Jadi tidak ada yang namanya Puskesmas 24 jam tetapi tidak ada dokternya, tidak ada bidannya, tidak ada perawatnya," tegas Politisi PSI ini.
Namun jika pelayanan kesehatan memenuhi di Puskesmas tersebut namun tidak dibarengi dengan alat kesehatan yang tidak memadai, maka Dinas Kesehatan akan dilakukan evaluasi.
"Oleh sebab itu sebaiknya untuk menyikapi 144 penyakit yang tidak bisa diterima oleh rumah sakit, disiapkan oleh Dinas Kesehatan melalui faskes pertama di Puskesmas maupun di klinik-klinik swasta," jelas mantan Direktur RS Adi Husada Undaan ini.(*)
144 Penyakit Tidak Ter-cover BPJS, Komisi D DPRD Surabaya Minta Puskesmas Sigap 24 Jam
23 Januari 2025 17:56 23 Jan 2025 17:56
Trend Terkini
7 Des 2025 14:20
Pemuda Pacitan Sukses Rintis Usaha Ayam Petelur Sejak SMP, Kini Raup Omzet Rp14 Juta per Bulan
6 Des 2025 12:00
Jalan Umum Alun-alun Kota Batu Diportal Parkir Dishub, Pemilik Usaha Protes
6 Des 2025 13:46
[FOTO] Uji Coba Gate Parkir di Alun-alun Kota Batu
6 Des 2025 16:01
“Terlalu Cinta” Versi Lyodra Jadi Pemicu Tawa Terbesar di Agak Laen 2!
10 Des 2025 12:49
160 Proyek Perumahan dan 9 Villa di Kabupaten Bandung Terdampak Langsung Penghentian Sementara Perizinan
Tags:
bpjs 114 tak dicover anggota komisi D Dr Michael Leksodimulyo DPRD Surabaya FKRTL FKTP BPJS tak cover penyakitBaca Juga:
Safiun Desak Kades di Halsel Fokus Pelayanan Publik, Bukan Kafe KaraokeBaca Juga:
Dapat Perawatan Maksimal Tanpa BPJS, Warga Brebes Ucapkan Terima Kasih ke RSUD dan PemkabBaca Juga:
Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda, Pentingnya Political Will Kepala Daerah untuk Percepatan Pencapaian Target UCJBaca Juga:
DPRD Surabaya Dorong Perbaikan Pasar Tradisional, Usai Berbadan HukumBaca Juga:
Isu Praktik Prostitusi Kembali Marak, DPRD Surabaya Angkat BicaraBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trend Terkini
7 Des 2025 14:20
Pemuda Pacitan Sukses Rintis Usaha Ayam Petelur Sejak SMP, Kini Raup Omzet Rp14 Juta per Bulan
6 Des 2025 12:00
Jalan Umum Alun-alun Kota Batu Diportal Parkir Dishub, Pemilik Usaha Protes
6 Des 2025 13:46
[FOTO] Uji Coba Gate Parkir di Alun-alun Kota Batu
6 Des 2025 16:01
“Terlalu Cinta” Versi Lyodra Jadi Pemicu Tawa Terbesar di Agak Laen 2!
10 Des 2025 12:49
160 Proyek Perumahan dan 9 Villa di Kabupaten Bandung Terdampak Langsung Penghentian Sementara Perizinan
