SMPN 1 Kepanjen Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026

29 Januari 2026 12:31 29 Jan 2026 12:31

Thumbnail SMPN 1 Kepanjen Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026

Seluruh siswa SMPN 1 Kepanjen kompak membersihkan seluruh sisi sekolah. (Foto: Rowiena Faradhita for Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Komitmen SMP Negeri 1 Kepanjen dalam membangun budaya peduli lingkungan kembali ditegaskan melalui gerakan kolektif seluruh warga sekolah yang menyasar kebersihan, estetika, dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari persiapan menuju predikat Sekolah Adiwiyata Nasional 2026.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk "Pekan Adiwiyata" yang melibatkan siswa, guru, serta mahasiswa pendamping di lingkungan SMPN 1 Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Jumat pagi, 23 Januari 2026. 

Melalui kegiatan ini, SMPN 1 Kepanjen menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan hidup tidak berhenti pada materi pembelajaran di ruang kelas. Sekolah mendorong aksi nyata dan berkelanjutan agar kepedulian terhadap lingkungan tumbuh sebagai budaya yang mengakar di kalangan warga sekolah.

Sejak jam pelajaran pertama dimulai, seluruh warga sekolah bergerak serentak membersihkan berbagai area. Mereka menyisir ruang kelas, taman depan kelas, lapangan basket, hingga lingkungan sekitar sekolah. Selain menjaga kebersihan, peserta kegiatan juga memperhatikan keindahan dan kelestarian tanaman dengan melakukan penyiraman, pemangkasan, serta pemilahan sampah organik dan anorganik.

 

Konsistensi Sejak 2014

SMP Negeri 1 Kepanjen memiliki rekam jejak panjang dalam pelestarian lingkungan sekolah. Ibu Syifa, Guru Bimbingan Konseling (BK) sekaligus pengurus Tata Usaha SMPN 1 Kepanjen, menegaskan bahwa budaya Adiwiyata telah menjadi bagian dari rutinitas sekolah selama lebih dari satu dekade.

"SMPN 1 Kepanjen sudah membiasakan Pekan Adiwiyata ini mulai tahun 2014. Jadi ini sudah menjadi rutinitas jangka panjang," ungkap Ibu Syifa usai kegiatan.

Konsistensi tersebut membuahkan hasil nyata. Pada tahun 2023, SMPN 1 Kepanjen berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur.

 

Foto Piagam penghargaan yang diterima SMPN 1 Kepanjen dari Gubernur Jawa Timur sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2023. (Foto: Dok SMPN 1 Kepanjen)Piagam penghargaan yang diterima SMPN 1 Kepanjen dari Gubernur Jawa Timur sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2023. (Foto: Dok SMPN 1 Kepanjen)

 

"Tahun 2023 kami dapat Provinsi. Nah, rencananya tahun 2026 ini sekolah mau mengajukan untuk Adiwiyata Nasional. Jika pengajuan di-approve, maka kami akan melakukan proses pengisian form penilaian yang disyaratkan," tambahnya.

 

Terapkan Budaya Minim Plastik

Sebagai bagian dari persiapan menuju level nasional, pihak sekolah memperketat pengelolaan sampah, terutama pengurangan plastik sekali pakai. Sekolah mengimbau seluruh siswa membawa botol minum atau tumbler dari rumah sebagai langkah konkret menekan timbulan sampah plastik.

Selain itu, kantin sekolah menerapkan sistem ramah lingkungan. Minuman disajikan menggunakan gelas kaca, sementara makanan seperti bakso disuguhkan dalam mangkuk yang wajib dikembalikan untuk dicuci dan digunakan kembali.

Kegiatan "Pekan Adiwiyata" juga mendapat dukungan dari mahasiswa kelompok Asistensi Mengajar (AM) dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 47. Para mahasiswa yang akan bertugas di SMPN 1 Kepanjen hingga 18 Mei 2026 tersebut turut memberikan pendampingan serta menghadirkan ide-ide inovatif guna memperkuat program Adiwiyata sekolah.

Dengan strategi yang terencana dan semangat kolaborasi lintas generasi, SMPN 1 Kepanjen optimistis mampu mewujudkan target sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional 2026. Upaya ini sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Malang dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan peduli lingkungan.

 

Lingkungan Nyaman, Semangat Belajar Meningkat

Dampak positif dari rutinitas peduli lingkungan ini dirasakan langsung oleh para siswa. Lingkungan sekolah yang bersih dan asri dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan kondusif.

"Kegiatan ini bagus banget. Lingkungan belajar kita jadi bersih dan nyaman untuk dipakai belajar," ucap Rowiena, salah satu siswa kelas 9 dengan antusias.

Dengan fondasi program yang telah dibangun sejak 2014 dan diperkuat kolaborasi aktif antara siswa, guru, serta mahasiswa, SMPN 1 Kepanjen menatap optimistis target Adiwiyata Nasional 2026 bukan sekadar wacana, melainkan tujuan yang realistis dan terukur. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pekan Adiwiyata SMP Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Kepanjen mahasiswa kelompok Asistensi Mengajar