KETIK, PASURUAN – SMAN 1 Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, menggelar Kick Off Double Track 2026 pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan program keterampilan tambahan bagi siswa tahun ajaran 2026.
Acara tersebut diikuti sekitar 90 peserta didik bersama Tim Pengelola Double Track dan turut dihadiri Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Pasuruan.
Program Double Track bertujuan membekali siswa dengan kompetensi praktis di bidang pengolahan pastry bakery, fotografi, dan tata rias pengantin berhijab. Melalui pelatihan ini, sekolah mendorong siswa agar memiliki kesiapan berwirausaha secara mandiri setelah lulus.
SMAN 1 Gondangwetan menjalankan tiga program reguler, yakni DT Pastry Bakery, DT Fotografi, dan DT Tata Rias Pengantin Berhijab. Selain itu, tersedia program mandiri DT Pastry Bakery dan DT Tata Kecantikan Rambut.
Setiap program diikuti 30 peserta didik yang terbagi dalam enam Kelompok Usaha Siswa (KUS) pada masing-masing bidang keterampilan.
Program Double Track memberikan pelatihan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan siswa untuk membuka peluang usaha dan membangun kemandirian ekonomi sejak dini.
Sesi foto bersama peserta acara saat usai kegiatan Kick Off Double Track SMAN 1 Gondangwetan. (Foto: Yuni Ernawati for Ketik.com)
Kepala SMAN 1 Gondangwetan, Wawan Pramunadi, menegaskan bahwa Double Track menjadi wadah strategis untuk mengasah kreativitas dan kemampuan siswa sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.
"Keterampilan yang didapat selama belajar dalam kegiatan Double Track ini dapat digunakan untuk berlatih usaha mandiri di dunia kerja. Bukan hanya itu saja, setelah lulus sekolah nanti, ilmu, kemampuan, dan keterampilan yang telah dipelajari dan dipraktikkan dapat digunakan untuk usaha mandiri dan membuka usaha. Kuliah sambil usaha atau usaha sambil kuliah," tuturnya.
Dalam kegiatan Kick Off tersebut, panitia tidak hanya memaparkan alur pelatihan, tetapi juga menjelaskan prospek usaha dari setiap program keterampilan yang ditawarkan.
M. Saiful Rizal, fasilitator Double Track SMAN 1 Gondangwetan, menyampaikan bahwa program ini mendorong siswa mengembangkan potensi agar mampu menjadi pencipta lapangan kerja.
"Semoga dari sekolah ini lahir sumber daya manusia yang kreatif, produktif, dan percaya diri, yang mampu membuat peluang baru, menggerakkan perekonomian, serta menjadi kebanggaan daerah sebagai pilar utama Gerbang Baru Nusantara," tambahnya.
Melalui peluncuran Double Track 2026, SMAN 1 Gondangwetan menegaskan komitmennya dalam mengembangkan keterampilan dan potensi siswa. Program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan kemandirian di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. (*)
