SMA Negeri 1 Banyuputih Gelar Festival Ramadan, Jual Kuliner dan Sembako Murah Laris Manis

16 Maret 2026 07:26 16 Mar 2026 07:26

Thumbnail SMA Negeri 1 Banyuputih Gelar Festival Ramadan, Jual Kuliner dan Sembako Murah Laris Manis

Masyarakat membeli sembako murah di Festival Ramadan yang digelar SMAN 1 Banyuputih, Kabupaten Situbondo. (Foto: Akhirul Ariyanto/SMAN 1 Banyuputih)

KETIK, SITUBONDO – SMA Negeri 1 Banyuputih Kabupaten Situbondo menggelar Festival Ramadan yang sarat makna kebersamaan dan kepedulian sosial. Kegiatan berupa pasar sembako murah, bagi takjil, jual kuliner hingga buka layanan ganti oli berlangsung pada 6, 11 dan 12 Maret 2026.

Kepala SMA Negeri 1 Banyuputih, Afifudin menegaskan, Festival Ramadan bukan sekadar kegiatan rutin, namun mengajarkan siswa untuk peduli, kreatif, dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Ini adalah upaya kita untuk menanamkan karakter wirausaha kepada siswa, dan menjadikan proses pendidikan di sekolah ini berdampak nyata pada kehidupan mereka” ujarnya.

Foto Pengurus OSIS dan guru SMAN 1 Banyuputih bagi-bagi takjil. (Foto: Akhirul Ariyanto/SMAN 1 Banyuputih)Pengurus OSIS dan guru SMAN 1 Banyuputih bagi-bagi takjil. (Foto: Akhirul Ariyanto/SMAN 1 Banyuputih)

Kepedulian sosial ini, diawali para pengurus OSIS bersama guru membagikan takjil gratis kepada masyarakat sekitar. Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi bukti nyata bahwa Ramadan adalah bulan penuh keberkahan.  

Pada hari kedua, Jurusan Tata Boga menampilkan aneka kreasi kuliner khas Ramadan, sementara jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) menghadirkan produk inovatif dan layanan ganti oli. Bazar ini bukan hanya ajang jual beli, tetapi juga wadah siswa menunjukkan keterampilan yang mereka pelajari di kelas.  

Puncak festival ditutup dengan Pasar Sembako Murah. Kegiatan ini menjadi magnet bagi masyarakat, karena kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau. Gula pasir dapat ditebus dengan harga Rp16 ribu per kilogram. Lebih murah dari harga pasar yang mencapai Rp18 ribu.

Untuk minyak goreng, harga per liter Rp 16.500,00. Kehadiran pasar murah ini membantu meringankan beban ekonomi warga menjelang Idul Fitri, sekaligus mempererat hubungan sekolah dengan lingkungan sekitar. 

Foto Siswa menjual es dan kue kekinian laris manis. (Foto; Akhirul Ariyanto)Siswa menjual es dan kue kekinian laris manis. (Foto; Akhirul Ariyanto)

Antusias masyarakat sekitar terlihat sejak hari pertama festival. Puncaknya, pada saat pasar sembako murah terlihat banyak warga mengantre untuk membeli gula dan minyak. “Saya merasa terbantu sekali, bisa membeli minyak dan gula dengan harga terjangkau. Semoga kegiatan seperti ini rutin diadakan.” ujar Halim, salah satu pembeli.

Beberapa hari pelaksanaan festival, salah satu kelompok usaha siswa (KUS) bahkan berhasil membukukan keuntungan hingga 3 kali lipat dari modal awal.

“Untuk belanja bahan, iuran anggota KUS terkumpul 150 ribu. Saat ini, kami sudah berhasil mendapat omzet 470 ribu. Semoga di kesempatan berikutnya, dagangan kami selalu laris.” kata Feby, anggota KUS yang menjual es dan aneka gorengan kekinian. (*)

Tombol Google News

Tags:

SMAN 1 Banyuputih Kabupaten Situbondo Festival Ramadan Pasar Sembako Murah Kuliner laris manis