KETIK, SURABAYA – Pemerintah provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus memacu transformasi digital di sektor kesehatan pubik. Dalam kunjungan monitoring dan evaluasi (Monev) terbaru di RS Menur di Surabaya beberapa waktu lalu.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur Adhy Keryono memberikan apresiasi khusus terhadap peluncuran AI Center RS Menur sebagai tonggak awal inovasi layanan medis di Jawa Timur.
Hadirnya fasilitas berbasis Artificial Intelligence (AI) ini dinilai sebagai langkah progresif dalam mengintegrasikan teknologi informasi guna meningkatkan akurasi dan efisiensi pelayanan bagi masyarakat.
Pembangungan AI Center ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong RS Menur menjadi rumah sakit yang modern dan adaptif. Adhy Karyono menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan layanan kesehatan berdampak langsung dan tepat sasaran.
Selain aspek teknologi, Sekdaprov Adhy juga menyoroti pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia memberikan apresiasi kepada Bidang Diklat RS Menur yang telah sukses meraih Akreditasi B.
Untuk mendukung ekosistem digital tersebut, Adhy berpesan agar penataan Gedung Diklat dirancang dengan konsep kekinian. Hal ini bertujuan agar proses pembelajaran mahasiswa maupun peserta pelatihan dapat berlangsung dengan baik dan lebih relevan dengan perkembangan teknologi medis saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur RS Menur, drg. Vitria Dewi juga memaparkan perkembangan rumah sakit yang gemilang. Hingga tahun 2025, RS Menur tercatat telah mencapai seluruh target kinerja yang ditetapkan, sejalan dengan arah kebijakan strategis Pemprov Jatim.
Dengan sinergi yang berkelanjutan antara inovasi teknologi dan pengembangan kompetensi SDM, RS Menur diharapkan dapat terus menjadi rujukan utama layanan kesehatan yang berkualitas. (*)
