KETIK, SURABAYA – Lebaran Idulfitri 1 Syawal 1447 H tinggal hitungan minggu. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur telah melakukan sejumlah persiapan, seperti penukaran uang baru.
Hal ini untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat, yaitu berupa tradisi memberikan uang angpao atau uang tunai kepada sanak keluarga di saat merayakan Hari Raya Idulfitri.
Pihak BI Jatim, mempersiapkan total Rp24,6 triliun uang tunai untuk kebutuhan Lebaran nanti.
Kepala KPw BI Jatim, Ibrahim menjelaskan, total uang tunai yang disediakan tersebut mengalami peningkatan. Tahun lalu, BI Jatim menyediakan uang tunai sebesar Rp23,3 triliun, tahun 2026 sebesar Rp24,6 triliun naik 5,6 persen.
"BI mempersiapkan uang layak edar (ULE) untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah pada momen Ramadan dan Idulfitri di wilayah Jawa Timur," kata Ibrahim, Selasa 24 Februari 2026.
Lanjutnya, keputusan BI Jatim meningkatkan kenaikan jumlah uang tunai menyambut Lebaran diambil dengan mempertimbangkan proyeksi lonjakan mobilitas masyarakat, ketika perayaan hari raya.
"BI Jatim Sekaligus merespons pertumbuhan ekonomi daerah yang didorong oleh meningkatnya tingkat konsumsi masyarakat," lanjutnya.
Selain menyiapkan uang tunai, BI Jatim juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan transaksi digital, seperti QRIS, uang elektronik, BI-FAST, dan digital banking untuk transaksi yang lebih cepat dan mudah.
BI Jatim telah menyediakan sejumlah lokasi tempat penukaran uang yang tersebar di beberapa tempat, khususnya di Surabaya. (*)
