Bareng Harita Nickel, Petani Baru Jaya Tanam Kedelai di Obi

5 April 2026 20:28 5 Apr 2026 20:28

Thumbnail Bareng Harita Nickel, Petani Baru Jaya Tanam Kedelai di Obi

Ketua Kelompok Tani Baru Jaya Riman La Maulia membuat lubang dan tinami Kedelai oleh Perwakilan CSR Harita Nickel dan Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Obi saat memulai penanaman serentak Sabtu 4 April 2026 (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Kelompok Tani Baru Jaya, Desa Baru, Kecamatan Obi, memulai penanaman kedelai dengan diawali tradisi Kabelai atau Tanasi, kearifan lokal masyarakat Suku Buton yang menjadi penanda awal siklus tanam.

Ritual Kabelai dilaksanakan dua hari sebelum penanaman serentak pada Sabtu, 4 April 2026. Prosesi ini dilakukan di tengah lahan sebagai bentuk penyampaian niat agar tanaman tumbuh baik dan memberi manfaat.

“Kabelai itu seperti memberi tanda. Di tengah lahan kami sampaikan niat agar tanaman yang ditanam dapat tumbuh dan bermanfaat bagi orang banyak,” ujar Ketua Kelompok Tani Baru Jaya Riman La Maulia.

Secara sosial menurut Riman, praktik ini memperkuat kohesi kelompok tani, sementara dalam pendekatan pertanian, menjadi bagian dari kesiapan awal sebelum budidaya dimulai.

Riman bilang, program penanaman memanfaatkan lahan seluas satu hektare yang difasilitasi melalui CSR Harita Nickel. Namun, tahap awal difokuskan pada sekitar setengah hektare, menyesuaikan dengan ketersediaan benih.

Selain itu Riamn yang juga wartawan Ketik.com menyampaikan bahwa kedelai sebagai komoditas pangan memiliki nilai strategis, baik sebagai sumber protein nabati maupun dalam mendukung ketahanan pangan berbasis lokal. Menurutnya, skala awal ini menjadi fondasi menuju peningkatan produksi.

Foto Ketua Kelompok Tani Baru Jaya Riman La Maulia (Topi biru) dan sejumlah pemuda Desa Baru Kecamatan Obi saat penanaman kedelai (Foto: Mursal/Ketik.com)Ketua Kelompok Tani Baru Jaya Riman La Maulia (Topi biru) dan sejumlah pemuda Desa Baru Kecamatan Obi saat penanaman kedelai (Foto: Mursal/Ketik.com)

Riman juga menyampaikan bahwa endampingan dilakukan oleh tim CSR Harita Nickel yang diwakili Arbai, Angga Restu Bagus Mirangga, dan Kahar Yasin. Mereka memperkuat aspek teknis, mulai dari persiapan lahan hingga metode tanam adaptif.

Turut hadir kata Riman, penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Obi, Hamak Kamarulah dan Andi Lairia, yang memberikan arahan teknis sebagai bagian dari penguatan kapasitas petani.

“Program ini bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana membangun masa depan pertanian yang lebih mandiri dan berdaya,” lanjut Riman.

Riman mengungkapkan, kegiatan ini juga melibatkan pemuda Desa Baru, memperkuat regenerasi petani dan menghidupkan kembali semangat gotong royong di tingkat desa.

Dukungan datang juga dari tokoh pemuda lintas desa, yakni M. Faksri (Desa Jikotamo), Darman Lahase (Desa Buton), dan Budiman S. Mala (Desa Laiwui), yang menilai kegiatan ini mampu menghidupkan kembali nilai kebersamaan.

Untuk itu Riman menyampaikan apresiasi kepada CSR Harita Nickel dan PPL Kecamatan Obi atas pendampingan yang diberikan. Selain itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada bebrapa tokoh pemuda yang telah mendukung kegitan tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini memberi nilai ekonomi bagi masyarakat Obi dan menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap pertanian,” pungkas Riman.

Tombol Google News

Tags:

Kelompok Tani Baru Jaya Harita Nickel CSR penanaman kedelai Riman La Maulia Pertanian Halmahera Selatan Maluku Utara