Waspada Hoaks! Arumi Bachsin Ingatkan Peran Ibu Jadi Garda Terdepan Awasi Gadget Anak

10 April 2026 20:23 10 Apr 2026 20:23

Fitra Herdian, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Waspada Hoaks! Arumi Bachsin Ingatkan Peran Ibu Jadi Garda Terdepan Awasi Gadget Anak

Arumi Bachsin menjadi keynote speaker memperingati Hari Pers Nasional yang diselenggarakan PWI Jatim. (Foto: PWI Jatim)

KETIK, SURABAYA – Media sosial saat ini mempunyai peran penting dalam penyebaran informasi penting. Kemudahan dan kecepatan menjadi alasan banyak orang dengan mudah mengakses media sosial.

Kendati memiliki sisi positif, media sosial juga memiliki sisi negatif, seperti rentannya penyebaran berita hoaks, belum tentu kebenarannya dan lain sebagainya.

Konten-konten tersebut dapat menerpa anak-anak. Peran orang tua di sini menjadi penting. Arumi Bachsin mengingatkan agar orang tua menjadi garda terdepan, filter dalam penggunaan gadget pada anak.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan data pengguna internet di Indonesia pada 2025 sebanyak 80,66 persen. Jumlah tersebut terbagi 82,73 persen dan 78,57 persen perempuan.

"Yang menarik perempuan mendominasi pengguna media sosial sekitar 56,3 persen. Tren dominasi ini sebenarnya sudah terlihat sejak 2021 yakni 52,6 persen pengguna Instagram adalah perempuan," pada Jumat 10 April 2026.

Arumi membeberkan deretan pengguna media sosial di Indonesia, urutan pertama WhatsApp 91,7 persen, Instagram 84,6 persen, Facebook 83,0 persen, TikTok 77,4 persen, Telegram 61,6 persen, dan Telegram 50,5 persen.

"Jadi ibu-ibu harus mengontrol dengan ketat penggunaan medsos untuk anak-anak," ujar Arumi saat menghadiri acara IKWI Jatim.

Istri Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak itu juga menyampaikan bagaimana memilih media yang benar dan hoaks, serta bagaimana mengatasi informasi hoaks.

"Jadi ibu-ibu harus selalu check and recheck informasi yang didapatkan di medsos sebelumnya disebarkan ya," jelasnya. 

Arumi Bachsin menjadi keynote speaker, memperingati Hari Pers Nasional 2026 dan HUT ke-80 PWI, Pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Jatim. Acara ini berlangsung di Aula Kantor PWI Jawa Timur, Jalan Taman Apsari 15-17, Surabaya.

Ketua IKWI Jatim, Endang Suprapti menyatakan, wanita memiliki peran penting dalam era media sosial. Alasannya karena wanita, khususnya ibu-ibu merupakan salah satu panutan dalam keluarga.

"Ibu-ibu harus bisa menyaring informasi yang benar dan tidak hoaks untuk anak-anak. Ibu-ibu harus juga bisa membedakan mana informasi yang benar dan hoaks," ungkapnya dikutip dari keterangan resmi.

Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim menambahkan, di era digital menguasai informasi itu sangat penting. Sambil bercanda, ia mengungkapkan, untuk bisa menguasai informasi maka dimulai dari istri-istrinya.

Pengguna media sosial di Jawa Timur, katanya jumlahnya masih seimbang antara wanita dan pria.

"Tapi yang terpenting informasi dari ibu lebih dipercaya di mata keluarga. Sehingga ibu-ibu harus juga berhati-hati memilih informasi untuk keluarga," katanya.

Pada saat diskusi panel, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Timur, Ketut mengatakan terdapat aktivitas yang dapat mengontrol anak-anak dalam mengakses media sosial.

Sedangkan, Sri Untari mengatakan selain membatasi akses medsos untuk anak-anak penting tapi juga disertai doa. Jadi saya selalu berdoa untuk kesukses anak-anak saya. Doa ibu lebih mustajab.

“Alhamdulilah, anak-anak saya berhasil dan sukses,” ujar Ketua Komisi E ini.

Sedangkan, Eko Pamuji mengatakan di era medsos ini kita harus skeptis atau waspada.

”Ibu-ibu dunia internet di genggaman tangan kita seperti hutan banyak binatang buas. Jadi kita harus tetap waspada bila menerima informasi di medsos. Check and recheck jangan lupa,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

PWI HPN hari pers nasional media sosial peran media sosial Hoaks tips tangkal hoaks