Wabup Halsel Pastikan Makayoa On Track, Program Jalan di Tengah Tekanan

4 April 2026 20:53 4 Apr 2026 20:53

Thumbnail Wabup Halsel Pastikan Makayoa On Track, Program Jalan di Tengah Tekanan

Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin dan rombongan kunjungan kerja saat meninjau persiapan pelaksanaan MTQ di Desa Laromabati Kecamatan Kayoa Utara Jumat 3 April 2026 (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan tahun 2026 difokuskan pada wilayah Zona II Makayoa. Fokus ini mencakup penguatan infrastruktur dasar serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis karakteristik lokal.

Pernyataan itu disampaikan Helmi saat melakukan kunjungan kerja di sejumlah desa di wilayah Kayoa yang berlangsung pada Jumat 3 April hingga Sabtu 4 April 2026.

Rangkaian kunjungan tersebut meliputi Kecamatan Kayoa Selatan di Desa Sagawele, Laluin, Ori Makurunga, dan Pasir Putih; Kecamatan Kayoa Induk di Desa Guruapin dan Bajo dan Talimau; serta Kecamatan Kayoa Utara di Desa Laromabati dan Modayama.

Kunjungan ini tidak hanya bertujuan mensosialisasikan program pemerintah daerah, tetapi juga menyelesaikan sejumlah persoalan di tingkat desa sekaligus meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang menempatkan Kecamatan Kayoa Utara sebagai tuan rumah.

Foto Rombongan Kunjungan Kerja Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin melakukan pertemuan dengan warga di Desa Sagawele (Foto Mursal/Ketik.com)Rombongan Kunjungan Kerja Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin melakukan pertemuan dengan warga di Desa Sagawele (Foto Mursal/Ketik.com)

Dalam kunjungan tersebut, Helmi didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Bustamin Soleman, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Ikbal Hi. Mustafa, serta Kepala Dinas Perikanan Idris Ali.

“Kunjungan kerja kali ini yang ingin kami sampaikan yang pertama adalah soal program kegiatan di 2026 yang konsentrasinya diinginkan oleh Bupati adalah di Zona dua Makayoa. Kegiatannya mencakup infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai karakteristik lokal,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan, pendekatan pembangunan dilakukan secara adaptif dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat, sehingga intervensi program lebih tepat sasaran dan berdampak langsung.

Di tengah dinamika fiskal daerah yang mengalami tekanan, Helmi menegaskan bahwa program prioritas tetap dijalankan secara optimal. Menurutnya, konsistensi perencanaan menjadi kunci agar agenda strategis daerah tetap berjalan, termasuk pelaksanaan MTQ yang menjadi agenda rutin pemerintah daerah dan berjalan seiring dengan visi pembangunan agromaritim.

“Walaupun dalam perjalanan 2026 kita mengalami tekanan fiskal, bahkan pemotongan cukup besar, tetapi program yang sudah dicanangkan, baik melalui pemerintah daerah maupun OPD, termasuk pelaksanaan MTQ di Kayoa Utara, itu harus sukses,” tegasnya.

Foto Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin ketika melakukan kunjungan kerja di Desa Ori Makurunga (Foto: Mursal/Ketik.com)Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin ketika melakukan kunjungan kerja di Desa Ori Makurunga (Foto: Mursal/Ketik.com)

Dalam konteks makroekonomi daerah, Helmi juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas daya beli masyarakat melalui optimalisasi belanja pegawai. Ia menilai, belanja pemerintah memiliki efek multiplier terhadap aktivitas ekonomi lokal dan hal itu telah dilakukan.

“Bagaimana kegiatan belanja pegawai itu berjalan maksimal supaya tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Ini berkaitan dengan inflasi agar tetap terkendali, terutama saat Ramadan dan Idul Fitri yang sudah kita lewati,” katanya.

Selain aspek pembangunan, pemerintah daerah juga memberi perhatian pada dinamika sosial di tingkat desa. Helmi menyebut sejumlah persoalan di Desa Sagawele dan Guruapin menjadi fokus penanganan melalui pendekatan komunikasi dan mediasi, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pelayanan publik.

“Tujuannya supaya tercipta stabilitas pelayanan di desa, sehingga fasilitas yang disiapkan pemerintah bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” jelasnya.

Kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan untuk memantau langsung progres persiapan MTQ yang akan digelar di Kayoa Utara dalam waktu dekat. Helmi mengaku optimistis pelaksanaan MTQ akan berjalan sukses, seiring dukungan masyarakat dan koordinasi lintas pemerintahan.

“Saya melihat dari Guruapin sampai Modayama dan Laromabati, saya optimis akan sukses. Sambutan masyarakat sangat antusias dan kerja sama di tingkat kecamatan maupun desa berjalan sangat baik,” ujarnya.

Terkait kesiapan infrastruktur kegiatan, khususnya panggung utama MTQ, Helmi memastikan progres berjalan sesuai rencana.

“Panggung memang di awal pekerjaannya cukup berat, tapi insyaallah tidak ada masalah. Bahan sudah dalam perjalanan dan diharapkan selesai tepat waktu,” katanya.

Helmi kembali menegaskan pentingnya konsistensi implementasi kebijakan pembangunan daerah, meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal. Ia menekankan bahwa arah pembangunan melalui visi agromaritim harus tetap berjalan paralel dengan agenda-agenda strategis daerah, termasuk MTQ sebagai bagian dari penguatan sosial-keagamaan masyarakat.

“Keinginan Bupati adalah agar komitmen politik yang tertuang dalam RPJMD dan dijabarkan dalam RKPD setiap OPD itu benar-benar dilaksanakan,” tegasnya.

Tombol Google News

Tags:

Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin Wabup Halsel Kunjungan kerja 9 Desa Pulau Kayoa Maluku Utara