Polisi Ungkap Hasil Autopsi Penemuan Mayat Ibu dan Anak di Ploso Jombang

26 Februari 2026 18:12 26 Feb 2026 18:12

Thumbnail Polisi Ungkap Hasil Autopsi Penemuan Mayat Ibu dan Anak di Ploso Jombang

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Pengungkapan kasus kematian ibu dan anak yang ditemukan di kawasan bekas asrama polisi di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, mulai menemukan titik terang. Aparat kepolisian memastikan tidak ada tanda kekerasan fisik pada tubuh kedua korban.

Kasus ini sebelumnya menyita perhatian warga karena kedua korban diketahui berasal dari Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Mereka ditemukan meninggal dunia di bangunan lama yang sudah tidak difungsikan.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menyampaikan bahwa hasil autopsi sementara dari tim forensik menunjukkan waktu kematian diperkirakan antara dua hingga lima hari sebelum jasad ditemukan.

“Hasil pemeriksaan medis memperkirakan waktu kematian sekitar 48 sampai 120 jam sebelumnya,” ujarnya.

Dari hasil autopsi, tidak ditemukan luka akibat benda tumpul maupun tajam. Tim forensik menyimpulkan penyebab kematian mengarah pada kekurangan oksigen setelah menghirup asap.

Selain indikasi mati lemas, ditemukan pula luka bakar pada bagian kulit korban. Temuan lain yang menjadi perhatian adalah adanya dugaan paparan zat kimia keras yang menyebabkan kerusakan jaringan tubuh.

Pada tubuh anak, ditemukan pelepuhan di area pipi yang diduga akibat cairan kimia bersifat korosif. Sementara pada tubuh sang ibu, terdapat kerusakan pada bagian tenggorokan hingga organ dalam yang juga mengarah pada paparan zat serupa. Meski demikian, jenis zat kimia tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium.

“Untuk memastikan kandungan zatnya, perlu pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium forensik,” jelasnya.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Di antaranya sepeda motor, kunci kontak, botol berisi bahan bakar jenis pertalite, korek api, serta botol cairan pembersih lantai berwarna hijau. Pakaian dan sandal milik korban juga turut diamankan sebagai bagian dari penyelidikan.

Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa melalui pemeriksaan saksi, rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta pengujian laboratorium terhadap barang bukti dan sampel yang ditemukan.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan secara ilmiah penyebab pasti kematian ibu dan anak tersebut sekaligus memberikan kepastian hukum atas peristiwa yang mengundang perhatian publik di wilayah Jombang dan sekitarnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Mayat Jombang mayat ploso ploso jombang Penemuan mayat Ibu dan Anak bunuh diri jombang polres jombang