KETIK, BATU – Wakaf didorong menjadi sumber pembiayaan alternatif untuk memperkuat pembangunan sosial dan ekonomi di Kota Batu.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Batu Nurochman saat menghadiri dan menjadi saksi pelantikan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batu di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Rabu, 11 Februari 2025.
Nurochman menekankan bahwa wakaf memiliki potensi besar sebagai bagian dari sistem ekonomi syariah yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Pengelolaan wakaf yang profesional dan akuntabel, kata dia, dapat menjadi salah satu pilar penguatan pembangunan daerah berbasis nilai keagamaan.
“Wakaf bukan semata-mata ibadah yang berdimensi spiritual, tetapi juga memiliki kekuatan sosial dan ekonomi yang signifikan jika dikelola secara profesional, transparan, dan produktif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, wakaf produktif dapat diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas, seperti pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan usaha mikro, hingga penguatan jaring pengaman sosial.
Dengan tata kelola yang baik, aset wakaf dinilai berpotensi menjadi sumber pendanaan berkelanjutan bagi berbagai program kemaslahatan umat.
Karena itu, keberadaan BWI di tingkat daerah memiliki peran strategis dalam memastikan pengelolaan wakaf berjalan sesuai regulasi serta memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“BWI harus mampu menjadi motor penggerak literasi wakaf di tengah masyarakat, mendorong tata kelola yang modern dan akuntabel, serta mengembangkan model wakaf produktif yang dampaknya langsung dirasakan umat,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya.
Pemkot Batu, lanjut dia, berkomitmen membangun ekosistem wakaf yang kuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Sinergi akan diperkuat antara BWI, Kementerian Agama, pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, organisasi keagamaan, hingga masyarakat agar potensi wakaf dapat dioptimalkan secara maksimal.
Pada kesempatan tersebut, Cak Nur juga menyerahkan secara simbolis sertifikat wakaf kepada lima nazir dan lembaga penerima, didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kota Batu.
Penerima sertifikat tersebut meliputi Nadzir NU Kecamatan Bumiaji, Nadzir NU Kecamatan Batu, Nadzir NU Kecamatan Junrejo, Yayasan Manbaul Ulum Hajasi, serta Persyarikatan Muhammadiyah.
Pelantikan Pengurus BWI Kota Batu dilakukan oleh Ketua BWI Jawa Timur, KH Mustain, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah terkait, serta pimpinan instansi vertikal di lingkungan Pemerintah Kota Batu. (*)
