KETIK, ACEH BARAT DAYA – Kabar lega datang bagi masyarakat Kecamatan Blangpidie dan sebagian wilayah Susoh. Rencana pemadaman listrik terencana yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 resmi dibatalkan.
Pembatalan tersebut disampaikan langsung oleh Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blangpidie, Zafandilla, kepada Ketik pada Rabu, 11 November 2026. Ia menjelaskan bahwa pemadaman yang direncanakan untuk keperluan pemeliharaan kubikel di Gardu Induk Blangpidie akan dijadwalkan ulang setelah Hari Raya Idulfitri.
“Rencana pemadaman besok, nanti setelah lebaran,” ujar Zafandilla singkat.
Sebelumnya, melalui flyer resmi PT PLN (Persero) UP3 Subulussalam lewat ULP Blangpidie, diinformasikan bahwa akan dilakukan pemeliharaan kubikel di Gardu Induk Blangpidie pada Kamis, 12 Februari 2026. Pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Aceh Barat Daya.
Berdasarkan jadwal awal, pemadaman direncanakan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB pada penyulang BP 05, dengan cakupan wilayah terdampak meliputi seluruh Kecamatan Blangpidie dan sebagian Kecamatan Susoh.
Beberapa desa yang sempat masuk dalam daftar terdampak antara lain Alue Manggota, Lamkuta, Kedai Paya, Baharu, Mata Ie, Meunasah, Geulumpang Payong, Kepala Bandar, Kuta Tuha, Kuta Tinggi, Babahlung, Meudang Ara, serta Pasar Blangpidie.
PLN menjelaskan bahwa kegiatan pemeliharaan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan listrik serta meminimalkan potensi gangguan di kemudian hari. Perawatan rutin pada peralatan gardu induk dinilai penting untuk memastikan kualitas layanan kepada pelanggan tetap optimal.
Meski pemadaman dibatalkan, PLN tetap mengimbau masyarakat yang menggunakan genset agar memastikan instalasinya terpisah dari jaringan PLN demi keselamatan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Call Center 123, aplikasi PLN Mobile, atau situs resmi pln.co.id.
Dengan adanya pembatalan ini, masyarakat Blangpidie dan Susoh dapat kembali beraktivitas tanpa khawatir gangguan listrik, sembari menunggu jadwal pemeliharaan ulang yang akan diumumkan setelah Lebaran. (*)
