KETIK, MADIUN – Menjelang diadakannya Parapatan Luhur (Parluh) kubu R. Moerdjoko, aparat gabungan memperketat keamanan. Hal itu terlihat dari pantauan awak media di Padepokan Agung Madiun Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun pada Kamis, 5 Februari 2026.
Aparat keamanan memasang pagar kawat berduri di sekitar area. Aparat gabungan TNI-Polri juga telah di siagakan di titik-titik yang rawan ricuh. Akses jalan masuk menuju padepokan juga telah ditutup total.
Diketahui, menjelang acara parluh itu juga terjadi demo besar-besaran yang dilakukan oleh kubu PSHT M. Taufik. Kubu dari M. Taufik tersebut menolak diadakannya parluh yang diadakan kubu R. Moerdjoko.
Kubu M. Taufik menilai bahwa parluh yang diadakan oleh kubu R. Moerdjoko dianggap tidak sah atau ilegal. Massa dari kubu M. Taufik sempat memasuki area padepokan di pagi harinya namun berhasil dipukul mundur oleh aparat.
Arus lalu lintas di kawasan sekitar Jalan Raya Sambirejo-Madigondo sempat terhenti karena adanya insiden itu. Namun, petugas keamanan gerak cepat untuk melancarkan arus lalu lintas. Hingga berita ini diturunkan aparat gabungan masih terlihat siaga di sekitar acara. (*)
