Ribuan Warga Rebut Berkah, Kemeriahan Gerebeg Gunungan Masjid Agung Kendal Sambut Ramadan 1447 H

18 Februari 2026 16:45 18 Feb 2026 16:45

Thumbnail Ribuan Warga Rebut Berkah, Kemeriahan Gerebeg Gunungan Masjid Agung Kendal Sambut Ramadan 1447 H

Penampakan gunungan hasil bumi dilepas dari halaman Masjid Agung Kendal. (Foto: Dian/Ketik.com)

KETIK, KENDAL – Suasana khidmat bercampur meriah menyelimuti kawasan Masjid Agung Kendal pada Selasa, 17 Februari 2026. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan tradisi Gerebeg Gunungan dan Kirab Budaya yang digelar oleh Takmir Masjid Agung Kendal dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

​Kemeriahan dimulai saat arak-arakan empat gunungan hasil bumi dilepas dari halaman masjid. Kirab ini diikuti oleh lebih dari 800 peserta yang terbagi dalam 11 kafilah, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Tak hanya gunungan, parade juga dimeriahkan oleh penampilan drumband, iring-iringan kereta kuda, hingga miniatur unta yang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.

​Puncak acara terjadi saat keempat gunungan kembali ke halaman masjid. Tanpa menunggu lama, ratusan warga yang telah bersiap langsung merangsek maju untuk berebut berkah berupa buah-buahan, sayur-mayur, dan aneka makanan yang menyusun gunungan tersebut.

​Ketua Takmir Masjid Agung Kendal, KH Asroi Tohir, menyampaikan bahwa tradisi tahun ini mengusung tema "Melestarikan Tradisi Kabupaten Kendal Berdikari, Berbudaya, dan Berakhlakul Karimah". Menurutnya, tradisi ini mengandung filosofi mendalam tentang keberkahan dan semangat berbagi.

​“Agenda gerebeg gunungan dan karnaval ini menjadi agenda tahunan dalam menyambut Ramadan. Tujuannya adalah syiar Islam kepada masyarakat Kendal sekaligus menumbuhkan kembali nilai-nilai budaya Islam,” ujar Kiai Asroi dalam sambutannya.

​Ia juga menekankan bahwa agama harus menjadi inspirasi bagi aktivitas kebaikan, termasuk dalam pengembangan tradisi lokal. “Sepanjang tidak menebarkan kemaksiatan, tradisi ini sangat baik untuk diteruskan,” imbuhnya.

​Selain kirab, Masjid Agung Kendal juga telah menyiapkan rangkaian kegiatan ibadah selama bulan suci, mulai dari salat Tarawih, tadarus Al-Qur'an, pengajian kitab kuning, pembagian takjil, hingga pelaksanaan salat Idulfitri.

​Bupati Kendal, Dyah Kartika Pemanasari, yang hadir langsung untuk membuka acara dengan pemukulan bedug, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan identitas budaya religius yang kuat di Kabupaten Kendal.

​“Kegiatan Kirab Gerebeg Gunungan ini merupakan simbol semangat kebersamaan, gotong royong, serta rasa syukur masyarakat Kendal dalam menyambut bulan suci Ramadan,” tutur Bupati Dyah.

​Ia menambahkan bahwa prosesi ini mencerminkan nilai warisan leluhur tentang pentingnya menjaga harmoni sosial dan memadukan kearifan lokal dengan nilai-nilai keislaman. (*)

Tombol Google News

Tags:

Religi Ramadan Masjid Tradisi Kendal gunungan