KETIK, BONDOWOSO – Keluhan warga soal jalan licin di Jalan Santawi langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Laporan yang dikirim melalui aplikasi KANDA (Kami Melayani Anda Mengawasi) segera diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti di lapangan.
Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat tidak ditangani secara gegabah, melainkan melalui proses verifikasi menyeluruh agar penanganan tepat sasaran.
Menurutnya, Dinas BSBK lebih dulu melakukan pengecekan kondisi jalan. Selain itu, petugas pemadam kebakaran juga diterjunkan guna memastikan ada atau tidaknya tumpahan oli maupun faktor lain yang menyebabkan permukaan jalan menjadi licin.
“Kami tidak ingin berspekulasi. Semua harus dicek dan dipastikan penyebabnya sebelum dilakukan tindakan,” ujarnya, Sabtu, 14 Februari 2026.
Ia menambahkan, aplikasi KANDA disiapkan sebagai kanal resmi pengaduan publik agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pengawasan pembangunan dan pelayanan.
Pemerintah, kata dia, berkewajiban hadir setiap kali ada laporan yang membutuhkan penanganan. “Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Kami tidak perlu menunggu viral untuk bekerja,” tegasnya.
Kepala BSBK Bondowoso, Ansori, membenarkan bahwa tim teknis segera turun ke lokasi untuk mengevaluasi tingkat kerusakan dan menentukan langkah perbaikan.
“Hasil pengecekan menunjukkan perlu dilakukan penanganan agar tidak semakin parah. Ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang memang sudah menjadi tanggung jawab kami,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi dilakukan guna memastikan proses berjalan cepat dan efektif.
Langkah sigap tersebut menjadi sinyal bahwa laporan warga melalui KANDA tidak berhenti sebagai dokumen administrasi, tetapi langsung diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.(*)
