KETIK, KENDAL – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Dusun Tlogo, Desa Tlogopayung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal pada Minggu 15 Februari 2026. Ratusan santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) se-Dusun Tlogo berkumpul untuk mengikuti perhelatan Akhirussanah Bersama dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H.
Acara yang menjadi agenda tahunan ini diawali dengan Pawai Ta’aruf yang menyita perhatian warga setempat. Para santri dengan atribut kreatif dan lantunan selawat berjalan menyusuri jalanan desa, menciptakan syiar Islam yang kental di kawasan perbukitan Plantungan tersebut.
Kegiatan Akhirussanah ini bukan sekadar seremoni. Secara substansi, acara ini digelar sebagai instrumen evaluasi untuk menilai sejauh mana kemampuan dan pemahaman materi keagamaan yang telah diserap para santri selama satu tahun pelajaran terakhir.
Bagi para santri kelas akhir, momen ini juga menjadi penentu kelulusan sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Melalui ujian dan pemaparan materi yang telah diajarkan, para pendidik dapat memetakan kualitas literasi Al-Qur'an dan dasar-dasar fikih para siswa.
Mustofa, S.Pd., salah satu tokoh pendidik di Dusun Tlogo, menyampaikan bahwa momentum Akhirussanah ini diharapkan mampu memicu motivasi belajar para santri. Menurutnya, tantangan zaman menuntut generasi muda untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
"Dengan digelarnya Akhirussanah ini, semoga siswa dan santri tambah semangat dalam menimba ilmu agama, tambah pintar, dan semangat belajarnya meningkat," ujar Mustofa saat ditemui di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Mustofa menekankan pentingnya pembentukan karakter yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan.
"Semoga kelak mereka menjadi generasi penerus yang berakhlakul karimah, agamis, sekaligus nasionalis. Menjadi sosok yang berguna bagi agama, nusa, bangsa, dan tetap teguh menjaga keutuhan NKRI," tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal. Para pedagang UMKM musiman terlihat memadati sekitar lokasi pengajian, memanfaatkan kerumunan wali santri dan warga yang datang dari berbagai penjuru desa.
Di tengah tren digitalisasi yang masif di wilayah Kabupaten Kendal, kegiatan tradisional seperti Akhirussanah dan Pengajian Umum di Desa Tlogopayung ini tetap menjadi "benteng" pelestarian budaya gotong royong dan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.
Acara ditutup dengan doa bersama sebagai simbol kesiapan lahir dan batin warga Dusun Tlogo dalam memasuki bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari. (*)
