Rayakan HUT Ke-18 di Plantungan, Gerindra Kendal Komitmen Lestarikan Budaya dan Bergerak Bersama Rakyat

15 Februari 2026 12:55 15 Feb 2026 12:55

Thumbnail Rayakan HUT Ke-18 di Plantungan, Gerindra Kendal Komitmen Lestarikan Budaya dan Bergerak Bersama Rakyat

Penampilan kesenian tradisional dari Paguyuban Singo Rogo Karanganyar (SRK) Plantungan di Acara Tasyakuran HUT Partai Gerindra, Sabtu 14 Februari 2026. (Foto: Dian Wisnu/Ketik.com)

KETIK, KENDAL – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Kendal menggelar tasyakuran dan gelar budaya di Desa Karanganyar, Kecamatan Plantungan, Sabtu 14 Februari 2026. Acara yang berlangsung meriah dari siang hingga malam hari ini menjadi momentum penguatan visi partai yang bertajuk "Kompak, Bergerak, Berdampak."

​Perayaan ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi partai, di antaranya Ketua DPC Gerindra Kendal sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mifta Reza NP, S.P., M.M.; Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Teguh Santosa, S.H.; Anggota DPRD Kendal, Rizki Aritonang, S.H.; Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania, S.H.; serta Ketua PAC Gerindra Kecamatan Plantungan, Mustofa, S.Pd.

​Puncak kemeriahan acara ditandai dengan penampilan kesenian tradisional dari Paguyuban Singo Rogo Karanganyar (SRK) Plantungan. Kehadiran seni barongan dan musik tradisional ini bukan tanpa alasan; Gerindra ingin menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian budaya asli Nusantara, khususnya kearifan lokal di Kabupaten Kendal.

​Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania, S.H., mengungkapkan bahwa selain perayaan formal, HUT kali ini difokuskan pada upaya nguri-uri (melestarikan) budaya Jawa agar tidak luntur ditelan zaman.

​"Goal dari acara HUT Gerindra kali ini adalah kami tetap nguri-uri budaya dengan harapan melestarikan budaya Jawa jangan sampai hilang sampai ke anak cucu kita kelak," ujar Sisca di sela-sela acara.

​Ia juga menambahkan bahwa rangkaian HUT sebelumnya telah diisi dengan aksi nyata seperti bakti sosial kesehatan gratis, pembagian sembako, hingga peninjauan langsung ke wilayah terdampak banjir untuk memberikan solusi cepat bagi masyarakat.

​Ketua DPC Gerindra Kendal, Mifta Reza NP, yang akrab disapa Mas Ta, menekankan bahwa kegiatan di Desa Karanganyar ini merupakan wujud nyata dari konsep pembangunan yang dimulai dari tingkat akar rumput. Menurutnya, semangat gotong royong dan pelestarian budaya adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga.

​"Ini merupakan kearifan lokal dan kekayaan bangsa. Sesuai dengan yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo, bagaimana pembangunan bergerak dari desa menuju kota, dari kota menuju provinsi, dan dari provinsi menuju Indonesia yang makmur," tegas Mas Ta.

​Ia juga menekankan pentingnya keselarasan antara partai dan masyarakat dalam visi yang sama. "Bergerak bersama-sama seluruh elemen masyarakat, hal ini serupa dengan konsep dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Hidup Indonesia Raya!" serunya menutup sambutan.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua PAC Gerindra Plantungan, Mustofa, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya atas antusiasme warga yang hadir. Ia mengajak seluruh kader untuk menjadikan momentum HUT ke-18 ini sebagai lecutan semangat untuk terus menebar manfaat.

​"Mari bersama-sama, selalu kader Gerindra dan masyarakat untuk terus bergerak positif bagi lingkungan sekitar. Sesuai tema kita: Kompak, Bergerak, Berdampak," pungkas Mustofa.

​Acara yang berlangsung hingga malam hari tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, mempererat kedekatan antara wakil rakyat dari Partai Gerindra dengan konstituennya di wilayah Kecamatan Plantungan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Seni dan Budaya HUT Gerindra Partai Gerindra Mifta Reza Sisca Meritania Teguh Santosa Kendal Plantungan Karanganyar