Ramai Isu Wifi Rakyat Jombang Dihentikan, Pemkab Pastikan Tetap Beroperasi dan Dibiayai APBD

27 Januari 2026 19:49 27 Jan 2026 19:49

Thumbnail Ramai Isu Wifi Rakyat Jombang Dihentikan, Pemkab Pastikan Tetap Beroperasi dan Dibiayai APBD

Ilustrasi WiFi rakyat Jombang. (AI)

KETIK, JOMBANG – Keresahan warga soal layanan Wifi Rakyat Jombang yang sempat tidak aktif akhirnya terjawab. Pemkab Jombang menegaskan tidak ada penghentian wifi gratis, dan seluruh pembiayaan dipastikan bersumber penuh dari APBD bukan dialihkan ke program lain.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menyusul beredarnya informasi bahwa Internet Wifi Rakyat akan dialihkan ke Program Desa Mantra. Agus menegaskan kabar tersebut tidak benar dan dipicu oleh miskomunikasi teknis internal.

“Wifi Rakyat dipastikan nyala kembali mulai hari ini. Tidak ada penghentian dan pembiayaannya murni dari APBD,” tegas Agus usai rapat koordinasi internal Pemkab Jombang, Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut Agus, gangguan layanan yang sempat terjadi bukan karena perubahan kebijakan, melainkan akibat proses administrasi anggaran yang belum rampung, khususnya terkait Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Ini murni soal teknis administrasi, bukan kebijakan. Bukan dialihkan ke Desa Mantra. Anggarannya sudah ada,” jelasnya.

Agus juga memastikan tidak ada penarikan perangkat maupun pemutusan kontrak dengan penyedia layanan internet. Bahkan, Pemkab Jombang telah meminta penyedia agar seluruh titik Wifi Rakyat kembali aktif secepatnya.

“Kami sudah berkomunikasi dengan penyedia. Targetnya hari ini semua jaringan menyala,” katanya.

Wifi Rakyat Komitmen Bupati Jombang Warsubi 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang, Sudiro Setiono, menegaskan bahwa keberlanjutan Wifi Rakyat merupakan komitmen langsung Bupati Jombang Warsubi.

Menurut Sudiro, wifi gratis di Jombang telah menjadi kebutuhan dasar layanan publik, bukan sekadar fasilitas tambahan. Mulai dari pelayanan administrasi desa, pendidikan, UMKM, hingga akses informasi warga sangat bergantung pada program ini.

“Secara kebijakan, tidak ada opsi menghentikan Wifi Rakyat. Ini program pelayanan publik yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Sudiro.

Ia juga meluruskan bahwa Program Desa Mantra memiliki fokus berbeda, yakni untuk pembenahan infrastruktur desa, terutama perbaikan jalan desa yang banyak dikeluhkan warga.

“Desa Mantra fokus infrastruktur. Wifi Rakyat tetap berjalan dan wajib terpasang di desa serta fasilitas umum, sesuai arahan Bupati,” pungkasnya.

Dengan penegasan ini, Pemkab Jombang memastikan akses internet gratis bagi masyarakat tetap terjaga, sejalan dengan upaya pemerataan layanan digital dan peningkatan kesejahteraan warga di seluruh wilayah Kabupaten Jombang. (*)

Tombol Google News

Tags:

pemkab Jombang Bupati Warsubi berita jombang wifi rakyat jombang WiFi Gratis