Jelang Lebaran, DPR RI Pastikan Stok Sembako Aman di Gudang Bulog dan Pasar Tradisional Jombang

9 Maret 2026 12:01 9 Mar 2026 12:01

Thumbnail Jelang Lebaran, DPR RI Pastikan Stok Sembako Aman di Gudang Bulog dan Pasar Tradisional Jombang

Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati (tengah) saat sidak gudang Bulog Mojongapit Jombang, Senin, 6 Maret 2026. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog di Mojongapit, Kabupaten Jombang, Senin 9 Maret 2026.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok beras dan gabah aman menjelang hari raya.

Dalam sidak itu, Sadarestuwati mengecek langsung cadangan beras yang disimpan di gudang Bulog Mojongapit, Jombang serta proses penyerapan gabah petani. Ia memastikan stok pangan masih dalam kondisi aman.

“Kalau stok di Bulog sekitar 65 ribu ton, itu aman sampai tahun depan. Apalagi nanti masih ada pengadaan dari panen raya tahun ini,” ujar Mbak Estu, panggilan akrab Sadarestuwati.

Selain mengecek stok beras, Sadarestuwati yang juga menjabat Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, menyoroti rencana pengadaan gabah baru pada 2026.

Menurutnya, saat ini Bulog juga tengah menyiapkan pengadaan sekitar 25 ribu ton gabah dari hasil panen petani.

Sadarestuwati menegaskan peran Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga beras. Ia berharap Bulog tetap fokus menyerap gabah petani dan menyalurkan beras ke pasar agar harga tetap terkendali.

“Saya berharap Bulog tetap menjalankan fungsi seperti ini, menyerap gabah dari petani, memproduksi beras, lalu menstabilkan harga di pasar. Dengan begitu gejolak harga seperti kemarin bisa diredam,” katanya.

Setelah meninjau gudang Bulog, Sadarestuwati melanjutkan sidak ke Pasar Pon Jombang. Ia memantau langsung harga kebutuhan pokok, termasuk beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita.

Di pasar tersebut, harga beras SPHP dijual sekitar Rp57 ribu hingga Rp58 ribu per kemasan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Sadarestuwati, para pedagang justru menyambut baik program beras SPHP karena harganya dianggap sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

“Para penjual juga senang menjual beras SPHP karena harganya sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini memang sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memainkan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya.

“Sidak ini juga untuk memastikan sembako di pasar tradisional tercukupi. Jangan sampai menjelang hari raya harga tiba-tiba naik atau dinaikkan oleh oknum tertentu,” tegasnya.

Sadarestuwati juga berharap Bulog ke depan dapat ikut berperan dalam pengadaan dan distribusi gula agar harganya lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Gula juga termasuk sembako. Saya berharap Bulog bisa membeli dan menyalurkan gula dengan harga yang lebih terjangkau untuk masyarakat,” kata Srikandi PDI Perjuangan ini memungkasi.

Foto Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati (kedua kanan) saat sidak pasar Pon Jombang, Senin, 6 Maret 2026. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati (kedua kanan) saat sidak pasar Pon Jombang, Senin, 6 Maret 2026. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

Sementara itu, Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jawa Timur Sugeng Hardono memastikan stok beras di wilayahnya dalam kondisi aman.

Ia menyebutkan saat ini cadangan beras Bulog di Jawa Timur mencapai sekitar 999 ribu ton.

“Kami pastikan stok cukup hingga tahun depan karena saat ini ada sekitar 999 ribu ton,” ujar Sugeng.

Menurutnya, Bulog juga terus menjaga stabilitas harga melalui distribusi beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita di pasar.

“Harga kita jaga melalui distribusi beras SPHP dan Minyak Kita. Mudah-mudahan harga beras dan minyak bisa tetap terkendali,” katanya.

Sugeng juga menegaskan pihaknya tidak akan segan menindak pedagang yang menjual komoditas tersebut di atas harga eceran tertinggi.

“Jika ada penjual yang menjual beras SPHP dan Minyak Kita di atas HET, kami akan datangi bersama Satgas Pangan untuk memberikan teguran agar tidak mengulangi lagi,” ujarnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

DPR RI sadarestuwati PDIP Komisi IV jombang sidak pangan sidak sembako jombang sidak Bulog Stok Beras lebaran Hari Raya Idul Fitri 2026