Polsek Kedungwuni Pekalongan Sita Enam Petasan dan Bubarkan Remaja Saat Patroli Subuh

22 Februari 2026 20:01 22 Feb 2026 20:01

Thumbnail Polsek Kedungwuni Pekalongan Sita Enam Petasan dan Bubarkan Remaja Saat Patroli Subuh

Enam Petasan Disita Polsek Kedungwuni saat Patroli Subuh (Foto: Humas Polres Pekalongan for Ketik.com)

KETIK, PEKALONGAN – Polsek Kedungwuni menggelar patroli usai waktu subuh untuk menyisir titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadhan, Minggu, 22 Februari 2026.

‎Dalam kegiatan tersebut, petugas membubarkan kerumunan remaja yang bermain petasan serta mengantisipasi balap liar dan perang sarung.

‎Patroli dipimpin langsung Kapolsek Kedungwuni, Iptu Amin, dengan rute penyisiran mulai dari Mapolsek Kedungwuni, Capgawen, Pekajangan, Ambokembang, Lapangan Bebekan, hingga wilayah Tangkil.‎

‎Kapolsek Kedungwuni mengatakan patroli subuh dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat mengenai aktivitas remaja yang berkumpul dan melakukan kegiatan berisiko setelah salat subuh.‎

‎“Kami melaksanakan patroli Harkamtibmas untuk memastikan ketenangan warga saat menjalankan ibadah puasa. Pagi ini, kami menyisir lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya pemuda, mulai dari Lapangan Bebekan hingga jalur Desa Karangdowo,” ujarnya saat dikonfirmasi.

‎Dalam penyisiran tersebut, petugas mendapati sejumlah remaja sedang nongkrong sambil menyalakan petasan di beberapa titik jalur desa. Polisi langsung membubarkan kerumunan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan kecelakaan.

‎Selain pembubaran, petugas juga melakukan pemeriksaan dan menyita barang bukti berupa petasan dari tangan para remaja.

‎“Anggota di lapangan membubarkan tongkrongan remaja yang kedapatan bermain petasan. Kami mengamankan enam buah petasan berbagai ukuran untuk dimusnahkan agar tidak membahayakan diri mereka sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

‎Petugas juga memberikan pembinaan langsung di lokasi terkait bahaya perang sarung dan balap liar yang kerap terjadi saat Ramadhan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

‎Menurutnya, perang sarung tidak lagi bisa dianggap sekadar permainan karena dapat berujung tindak pidana bila menimbulkan luka atau kerusakan. Sementara balap liar dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lain.

‎Polsek Kedungwuni memastikan patroli serupa akan terus digelar secara rutin selama bulan Ramadhan guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukumnya.

‎“Kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Kami juga mengimbau para orang tua untuk ikut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama selepas subuh,” pungkasnya.(*) 

Tombol Google News

Tags:

patroli subuh Polsek Kedungwuni razia petasan balap liar perang sarung kamtibmas ramadhan Berita Pekalongan patroli ramadhan polisi