KETIK, MALANG – Aksi balap liar saat bulan Ramadan masih terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Malang dan menjadi perhatian serius bagi Polresta Malang Kota. Pasalnya, aksi tersebut mengganggu lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Rio Angga Prasetyo, mengatakan bahwa kegiatan penertiban balap liar tetap menjadi prioritas dan intensif dilakukan.
"Saat ini, kami rutin melakukan penertiban pada titik-titik ruas jalan yang menjadi tempat balapan liar. Seperti di Jalan Veteran, Jalan Letjen Sutoyo maupun di beberapa titik lainnya," ujarnya kepada Ketik.com, Jumat, 20 Februari 2026.
Penertiban tidak hanya dilakukan secara permanen di satu titik, melainkan secara mobile. Hal ini dilakukan, karena modus yang digunakan pelaku balap liar dulu dengan sekarang berbeda.
Apabila dulu berkumpul dan menentukan titik lokasi balap liar. Maka kini, mereka sering berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
"Tentunya, kami tempatkan personel pada titik-titik yang dijadikan aksi balap liar. Apabila ada aksi balap liar, maka personel langsung bergerak untuk membubarkan," jelasnya.
Di dalam langkah penertiban ini, AKP Rio mengungkapkan dilakukan secara persuasif dan tetap mengedepankan tindakan preventif.
"Upaya yang dilakukan masih dalam bentuk preventif atau upaya-upaya pencegahan," tambahnya.
Namun apabila tindakan persuasif sudah diberikan dan masih ditemukan adanya aksi balap liar, maka Satlantas Polresta Malang Kota tak segan mengambil tindakan tegas.
"Sebagai bentuk efek jera, akan kami amankan motor yang dipakai balap liar dan kami tilang. Tindakan tegas ini dilakukan secara situasional, melihat kondisi di lapangan," pungkasnya. (*)
