KETIK, MALANG – Balap liar di kawasan Jalan Soekarno Hatta (Soehat) - Jalan Borobudur Kota Malang pada Sabtu, 21 Februari 2026 dinihari dibubarkan paksa oleh warga dan menjadi viral di media sosial.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Rio Angga Prasetyo, menuturkan, pihaknya menerima laporan dari warga lewat Unit Lantas Polsek terdekat.
"Kejadiannya terjadi di kawasan sekitar Patung Pesawat Soehat dan dihentikan oleh warga sekitar. Setelah menerima laporan, kami mendatangi lokasi untuk membubarkan," jelasnya, Minggu, 22 Februari 2026.
Dirinya menerangkan, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi lengkap serta pihak-pihak yang terlibat. Menurutnya, fenomena balap liar di Kota Malang cukup marak dan para pelaku kerap berpindah-pindah lokasi guna menghindari razia petugas.
"Ini masih kami dalami. Balap liar ini memang cukup marak dan para pelakunya selalu berpindah-pindah. Kami sedang mencari cara untuk meminimalisir, kalau bisa menghentikan sepenuhnya," tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah mempertimbangkan sejumlah opsi. Mulai dari penyediaan lokasi khusus hingga kolaborasi dengan warga di titik-titik rawan.
"Apakah perlu disediakan tempat khusus agar mereka tidak liar. Dalam waktu dekat ini, kami juga berkolaborasi dengan warga di beberapa titik supaya tidak kecolongan dan bisa segera diatasi," bebernya.
Sementara itu, Kasat Samapta Polresta Malang Kota, Kompol Yoyok Ucuk Suyono memberikan tanggapannya terkait adanya terduga pelaku balap liar yang diamankan warga dan kendaraannya dirusak.
"Informasi sudah kami terima dan masih kami selidiki. Terkait kronologinya, juga masih kami dalami," terangnya.
Ia juga menambahkan, kejadian tersebut dipicu keresahan warga yang terganggu dengan akitvitas balap liar. Selain mengganggu, juga membahayakan keselamatan lalu lintas.
"Kami akan meningkatkan patroli serta melakukan koordinasi lintas satuan, untuk menekan aksi balap liar yang kerap muncul saat dinihari," pungkasnya. (*)
