Paket MBG Diduga dari Yayasan Barisan Garuda Muda Sreseh Dibungkus dengan Kertas, Warga Soroti Higienitas

4 April 2026 07:40 4 Apr 2026 07:40

Mat Jusi, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Paket MBG Diduga dari Yayasan Barisan Garuda Muda Sreseh Dibungkus dengan Kertas, Warga Soroti Higienitas

Menu MBG yang diduga dari SPPG Yayasan Barisan Garuda Muda Sreseh dibungkus dengan kertas pada tanggal 31 Maret 2026 (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sreseh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menuai sorotan publik setelah sebuah video yang menampilkan paket makanan dibungkus kertas viral di media sosial.

Video berdurasi 1 menit 18 detik itu menampilkan isi paket MBG berupa nasi putih, potongan kecil buah naga, bihun dalam porsi terbatas, serta potongan daging. Paket tersebut dibungkus sederhana menggunakan kertas tanpa wadah makanan atau ompreng, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait kebersihan dan keamanan pangan bagi penerima manfaat.

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seorang perempuan yang mengaku paket itu diterima oleh cucunya. Ia menyampaikan kekecewaan terhadap kualitas dan porsi makanan yang diberikan.

"Ini cucu saya dapat MBG. Ada seperempat buah naga, mi bihun sedikit, ada ikan daging tapi segini. Kenyang sampai ke pihak dapurnya, tapi cucu saya tidak mau. Bapak Prabowo, gizi bagaimana kalau seperti ini," ujarnya dalam video.

Seorang warga setempat yang berinisial R saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa dalam video tersebut. Ia mengatakan paket MBG itu diterima melalui Posyandu di Dusun Tasolong pada Selasa, 31 Maret 2026. Menurut dia, distribusi makanan dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Dusun Secang.

“Iya, itu MBG dari dapur di Dusun Secang melalui Posyandu di Tasolong. Kalau ke sekolah memang memakai ompreng, tapi yang ke Posyandu dibungkus kertas seperti itu,” kata R.

Warga menyayangkan pola distribusi tersebut. R menilai program yang ditujukan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan, seharusnya dilaksanakan sesuai dengan prosedur standar operasional (SOP), termasuk dalam hal pengemasan dan distribusi makanan.

Program MBG diketahui menyasar kelompok B3, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan sasaran tersebut, kualitas dan higienitas makanan menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan.

Selain video, beredar juga foto paket MBG dengan kemasan dan menu serupa. Pada foto tersebut tampak tambahan satu potong tahu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, paket MBG tersebut diduga berasal dari SPPG Yayasan Barisan Garuda Muda Sreseh. Namun, hingga berita ini ditulis, Kepala SPPG setempat, Ilham, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi, Sabtu, 4 April 2026, melalui pesan WhatsApp meski pesan telah dibaca. (*)

Tombol Google News

Tags:

MBG Desa Sreseh Yayasan Barisan Garuda Muda Sreseh viral