Malang Jadi Magnet Mudik 2026, Volume Penumpang Kereta Api Naik 2 Persen

6 April 2026 15:30 6 Apr 2026 15:30

Kukuh Kurniawan, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Malang Jadi Magnet Mudik 2026, Volume Penumpang Kereta Api Naik 2 Persen

Suasana penumpang kereta api di Stasiun Malang pada Senin, 6 April 2026. (Foto: Kukuh/Ketik.com).

KETIK, MALANG – PT KAI Daop 8 Surabaya resmi mengakhiri masa evaluasi Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April. Tercatat sebanyak 191.722 penumpang di wilayah Malang Raya menggunakan jasa kereta api untuk keperluan mudik maupun arus balik.

Secara rinci, angka tersebut terdiri dari 94.787 penumpang yang berangkat dan 96.935 penumpang yang tiba di lima stasiun utama wilayah Malang Raya. Stasiun Malang, Stasiun Malang Kota Lama, Stasiun Lawang, Stasiun Kepanjen dan Stasiun Sumberpucung.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa jumlah ini meningkat sebanyak dua persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun 2025 yang mencatatkan 187.933 penumpang.

"Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap moda transportasi umum kereta semakin tinggi. Karena kami berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman dan tepat waktu," jelasnya kepada Ketik.com, Senin, 6 April 2026. 

Dari hasil evaluasi tersebut, puncak arus mudik tercatat terjadi pada 14 Maret dengan melayani sebanyak 9.654 penumpang. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada 29 Maret dengan melayani sebanyak 10.304 penumpang.

"Pertumbuhan penumpang selama masa Angkutan Lebaran ini juga didorong oleh karakteristik wilayah Malang Raya yang dikenal sebagai destinasi pariwisata di Jawa Timur," tambahnya. 

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 tersebut, KAI telah mengoptimalkan pelayanan kepada penumpang lewat peningkatan fasilitas. Mulai dari kebersihan area stasiun dan kereta, kesiapan sarana, kemudahan akses informasi, hingga peningkatan layanan digital untuk pemesanan tiket dan informasi perjalanan.

Petugas di lapangan juga disiagakan khusus untuk membantu penumpang prioritas seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

"Kami juga memastikan keandalan operasional perjalanan kereta. Dengan pemeriksaan ekstra terhadap prasarana seperti jalur rel, jembatan, dan sistem persinyalan," terangnya.

Selain itu, kesuksesan penyelenggaraan masa Angkutan Lebaran 2026 ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak seperti TNI, Polri, serta relawan yang turut membantu pengamanan dan pelayanan di stasiun maupun di kereta. Lewat sinergitas yang solid, menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang serta seluruh unsur yang terlibat baik TNI, Polisi maupun relawan. Alhamdulillah, seluruh perjalanan kereta selama masa Angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan aman, lancar dan kondusif," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Masa Angkutan Lebaran 2026 KAI Daop 8 Surabaya Stasiun di Malang Raya mudik 2026 malang KaI Daop 8 Kereta Api Kereta Api Indonesia