Perkuat Ekonomi Rakyat, Kadishut Jatim Dorong KUPS Wisata Lebih Profesional di Trenggalek

6 April 2026 15:36 6 Apr 2026 15:36

Siska Nabilah Q. N., Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Perkuat Ekonomi Rakyat, Kadishut Jatim Dorong KUPS Wisata Lebih Profesional di Trenggalek

Sosok Jumadi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur (Foto: Instagram @Dinas Kehutananan Prov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kawasan hutan terus dilakukan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melalui pengembangan perhutanan sosial.

Salah satunya ditunjukkan dalam kunjungan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur ke Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Wisata Gapoktanhut Rimba Madu Sejahtera di Pantai Mutiara, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek pada 4 April 2026.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengelolaan perhutanan sosial berbasis wisata agar semakin profesional, terencana, dan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada penguatan KUPS wisata sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Keberhasilan perhutanan sosial tidak hanya diukur dari peningkatan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan melalui pengelolaan yang profesional dan terencana,” ujar  Jumadi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dikutip Senin, 6 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Dishut Jatim menyoroti sejumlah poin strategis, di antaranya peningkatan kapasitas dan profesionalitas kelembagaan Gapoktanhut, penyusunan perencanaan jasa lingkungan yang lebih terarah, serta pemanfaatan teknologi digital seperti sistem ticketing online guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan wisata.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga menjadi perhatian penting dalam mendukung pengembangan jasa lingkungan berbasis wisata hutan. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan unit usaha KUPS sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Penguatan kelembagaan dan penyusunan rencana bisnis yang matang dinilai menjadi kunci agar KUPS wisata tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki daya saing dan tata kelola yang baik.

Di sisi lain, aspek kelestarian tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pemanfaatan kawasan. Pengelolaan wisata hutan harus tetap memperhatikan daya dukung lingkungan agar fungsi ekologis hutan tetap terjaga.

Melalui langkah ini, perhutanan sosial di Jawa Timur diharapkan mampu menjadi model pengembangan ekonomi berbasis masyarakat yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat “Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara”.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kadishut Perhutanan KUPS Wisata Ekonomi trenggalek