Konsolidasi Arema One Blood, Panpel dan Aremania Komitmen Laga Kontra Persebaya Aman

6 April 2026 15:33 6 Apr 2026 15:33

Thumbnail Konsolidasi Arema One Blood, Panpel dan Aremania Komitmen Laga Kontra Persebaya Aman

Presidium Aremania Utas, Ali Rifki, sedang menandatangani nota kesepahaman pada konsolidasi bertajuk Arema One Blood di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu, 5 April 2026. (Foto: Media Officer Arema FC)

KETIK, MALANG – Panitia pelaksana Arema FC bersama ribuan Aremania menggelar konsolidasi bertajuk Arema One Blood di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu. 5 April 2026, menjelang laga big match kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Malang Raya, komunitas Aremania, koordinator lapangan suporter, serta jajaran kepolisian dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang. Konsolidasi tersebut menjadi bentuk sinergi lintas elemen untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan damai.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan forum ini menjadi momentum penting membangun ekosistem sepak bola berkelanjutan di Malang Raya.

“Sepak bola adalah milik bersama. Sinergi pemerintah, klub, dan suporter menjadi hal mutlak agar sepak bola hadir sebagai pemersatu,” ujarnya.

Sementara itu, legenda Arema sekaligus pendiri klub, Ovan Tobing, mengajak seluruh Aremania menjaga marwah Arek Malang dengan menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim.

“Kita harus membuktikan mampu menjadi tuan rumah yang baik, menjaga keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga pulang,” tegasnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyebut sepak bola harus menjadi ruang aman yang membanggakan.

“Malang Raya harus dikenal bukan hanya karena fanatisme suporternya, tetapi juga karena kedewasaan dan sportivitasnya,” ujarnya.

Melalui konsolidasi ini, laga Arema FC melawan Persebaya diharapkan menjadi simbol kebangkitan sepak bola yang lebih aman, damai, dan bermartabat di Malang Raya.

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki. Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung. 

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada: 

  1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion. 
  2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit. 
  3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.
  4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban. 
  5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama. 
  6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

Tombol Google News

Tags:

Arema FC Aremania Aremania Utas Arema FC vs Persebaya Surabaya BRI Super League 2025/2026