KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah melalui revitalisasi konsep agraris lokal.
Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui kegiatan panen raya bawang merah di Sugih Waras Farm, yang berlokasi di lahan tanah lungguh carik, Padukuhan Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, pada Kamis sore, 22 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.15 WIB ini dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama jajaran dinas terkait dan unsur Forkopimkap Depok.
Proyek ini merupakan inisiatif bertajuk "Menghidupkan Kembali Lumbung Pangan Mataram" yang diinisiasi oleh Pemerintah Kalurahan Condongcatur sebagai respons terhadap tantangan kemandirian pangan di tingkat desa.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menyatakan bahwa pengelolaan lahan di Sugih Waras Farm merupakan wujud dukungan penuh pemerintah desa terhadap optimalisasi aset daerah.
Reno berharap langkah ini menjadi inspirasi bagi para pamong desa lainnya untuk memanfaatkan lahan jabatan sebagai motor penggerak ekonomi warga.
"Kegiatan panen hari ini merupakan wujud nyata penguatan ketahanan pangan desa melalui pengelolaan tanah anggaduh atau pelungguh. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana kearifan lokal dan inovasi modern dapat berjalan beriringan," ujar Reno dalam sambutannya.
Senada dengan Lurah, Carik Condongcatur, Riska Dian, selaku penanggung jawab lahan, menjelaskan bahwa area ini dikelola secara mandiri sejak Juni 2023.
Dengan menggunakan pola tanam tumpang sari, lahan tersebut ditanami tanaman keras seperti alpukat dan kelengkeng, serta tanaman musiman berupa bawang merah.
Bagi Riska, pemanfaatan tanah pelungguh bukan sekadar hak bagi pejabat desa, melainkan tanggung jawab jabatan untuk memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat.
"Bagi kami selaku pamong, pengelola tanah anggaduh ini bukan semata-mata hak, tetapi merupakan tanggung jawab jabatan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kami percaya ketahanan pangan dapat dibangun dari kelurahan melalui lahan yang dikelola dengan visi, kerja nyata, dan kolaborasi," tegas Riska.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan panen di tengah kawasan Depok yang kini semakin padat. Harda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman memiliki komitmen kuat untuk selalu membersamai petani dalam membudidayakan berbagai komoditas pertanian unggulan.
"Senang sekali saya pada hari ini dapat bersama masyarakat Tiyasan panen bawang merah. Semoga hasil panen kali ini memberikan manfaat dan peningkatan kesejahteraan petani, serta dapat memotivasi pelaku tani untuk terus membudidayakan produk pertanian," kata Bupati Harda.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Sleman akan terus berkomitmen untuk mendampingi petani dalam memajukan berbagai komoditas pertanian daerah.
Dalam acara yang dihadiri sekitar 100 orang tersebut, Bupati Harda Kiswaya juga secara resmi meresmikan Sugih Waras Farm sebagai pusat percontohan pertanian di Condongcatur.
Kehadiran berbagai pejabat daerah, mulai dari Kepala Dinas PMK, Kepala Dinas BKAD, hingga Kapolsek Depok Timur, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 17.30 WIB, seluruh prosesi panen berlangsung aman dan lancar, menandai keberhasilan integrasi antara tradisi agraris Mataram dengan pengelolaan birokrasi desa modern. (*)
