KETIK, MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, tengah menyiapkan konsep pengaturan PKL yang berada di Alun-Alun Merdeka. Konsep ini diungkapkannya dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang dihadiri oleh PKL, Dishub Kota Malang, Polresta Malang Kota, akademisi, Diskopindag, DLH Kota Malang, dan pihak terkait lainnya.
Menurut Wahyu, para PKL akan coba dipusatkan ke Jalan Merdeka Selatan sebagai solusi alternatif. Uji coba perdana akan digelar pada Sabtu, 21 Februari 2026, mulai pukul 16.00 sampai 21.00 WIB.
Tak hanya PKL, penataan parkir pun masuk dalam pembahasan agar kehadiran keduanya tidak memicu terjadinya kepadatan arus lalu lintas di kawasan Alun-Alun Merdeka. Selain itu, banyak PKL yang memanfaatkan trotoar sebagai lokasi untuk berjualan.
“Kita ini untuk mencari solusi-solusi alternatif sementara. Kita akan coba gunakan Jalan Merdeka Selatan untuk menempatkan PKL dan parkir yang dari Alun-Alun Merdeka,” ujarnya, Jumat, 20 Februari 2026.
Menurutnya, jika lahan di Jalan Merdeka Selatan masih dirasa kurang, maka Jalan MGR Sugiyopranoto atau samping KPPN dapat dimanfaatkan untuk menampung parkir maupun pedagang lainnya.
“Kalau mungkin sedikit tidak cukup, bisa bergeser sedikit menuju Jalan MGR Sugiyopranoto yang di sampingnya KPPN itu juga agak lebar. Ini salah satu solusi, mudah-mudahan ditemukan rekomendasi terbaik dari Forum LLAJ,” katanya.
Nantinya akan dilakukan pendataan jumlah PKL yang mengisi area Jalan Merdeka Selatan. Namun, apabila jumlah PKL semakin banyak, maka tidak menutup kemungkinan dilakukan sistem shift sehingga setiap PKL akan bergantian menempati lokasi tersebut.
“Nanti kita akan bagi shift-shift saja. Hari ini siapa, besok siapa. Ini menjadi solusi daripada mereka sekarang tempatnya juga tidak ada, belum lagi diobrak-abrik sama Satpol PP. Tapi mudah-mudahan bisa berbagi rezeki menjelang Ramadan dan juga Hari Raya Idulfitri,” tegasnya.
