Hadiri Halalbihalal MKKS SMP, Bupati Pemalang Ingatkan Bahaya Konten Negatif di Era Digital

7 April 2026 23:37 7 Apr 2026 23:37

Slamet Sumari, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Hadiri Halalbihalal MKKS SMP, Bupati Pemalang Ingatkan Bahaya Konten Negatif di Era Digital

Semangat kebersamaan membangun dunia pendidikan di acara halalbihalal MKKS SMP (Foto: Kominfo Pemalang)

KETIK, PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyoroti semakin kompleksnya tantangan dunia pendidikan di era digital saat ini.

‎Kemajuan teknologi, khususnya penggunaan handphone, dinilai membawa dampak signifikan, termasuk kemudahan akses terhadap informasi negatif seperti pornografi.

‎Hal tersebut disampaikan Anom saat menghadiri kegiatan Halalbihalal Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP di salah satu hotel di Pemalang, Sabtu, 4 April 2026.

‎“Sekarang kita berada di era di mana handphone ada di tangan masing-masing. Informasi, termasuk hal-hal negatif seperti pornografi, sangat mudah diakses. Ini menjadi tantangan besar bagi para pendidik,” ujarnya.

‎Menurutnya, kondisi ini menuntut peran aktif semua pihak, terutama tenaga pendidik, dalam membina dan menjaga generasi muda.

‎Ia menekankan bahwa generasi saat ini merupakan bagian dari proyeksi Generasi Emas Indonesia 2045 yang harus dipersiapkan secara matang.

‎Selain itu, Anom juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mengontrol perilaku generasi muda.

‎Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk menyediakan ruang publik yang lebih luas agar masyarakat dapat melakukan aktivitas positif secara kolektif.

‎“Kalau kontrol masyarakat kuat, maka kegiatan negatif dapat diminimalisir,” tambahnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Anom juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan wali murid.

Hal ini dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman serta reaksi negatif dari masyarakat apabila terjadi permasalahan di lingkungan sekolah.

‎Ia turut mengapresiasi peran ulama dan tokoh agama yang telah berkontribusi dalam memberikan pemahaman keagamaan kepada generasi muda, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berdampak pada mental dan spiritual anak.

‎Menutup sambutannya, Anom mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Pemalang.

‎Dengan dukungan bersama, ia optimistis kualitas pendidikan akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

‎“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mudah-mudahan pendidikan di Kabupaten Pemalang semakin baik dan mampu mencetak generasi yang unggul,” pungkasnya.(*) 

Tombol Google News

Tags:

Pendidikan Pemalang Bupati pemalang tantangan pendidikan digital Generasi emas 2045 mkks smp Berita Pemalang Dunia Pendidikan