Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13 3 Apr 2026 19:13

Thumbnail Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham diangkat menjadi Bendahara Umum PB MPTT-I. (Foto: T. Rahmat/Ketik)

KETIK, ACEH SELATAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, resmi diangkat sebagai Bendahara Umum Pengurus Besar Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (PB MPTT-I) untuk masa bakti 2025–2030.

Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 010/SK/MPTT-I/IV/2026 yang ditandatangani oleh Hadratush Syekh/Murabbi MPTT-I Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidi, Ketua Umum Abi Sahal Tastari Wali, serta Sekretaris Tgk. Hadhrami Hamid Habib. Penetapan dilakukan di Aceh Selatan pada 1 April 2026.

Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa pengesahan dan pengangkatan Bendahara Umum merupakan bagian penting dalam memperkuat struktur organisasi MPTT-I guna mendukung pelaksanaan program keumatan berbasis nilai tauhid dan tasawuf di Indonesia.

Jamaluddin Idham menyampaikan rasa syukur dan tanggung jawab atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi struktural, melainkan panggilan untuk berkhidmat kepada umat.

“Saya menerima amanah ini dengan penuh kerendahan hati. Ini bukan tentang jabatan, tetapi tentang bagaimana kita bisa menghadirkan manfaat nyata bagi umat, memperkuat nilai-nilai spiritual, dan menjaga keseimbangan antara pembangunan lahir dan batin,” ujarnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh itu juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan organisasi, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepercayaan yang diberikan oleh para ulama dan jamaah.

“Kepercayaan ini harus dijaga dengan kerja yang jujur dan terbuka. Insyaallah, saya akan memastikan setiap program berjalan dengan prinsip amanah, serta memberi dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan pendidikan keislaman dan sosial kemasyarakatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jamaluddin berharap MPTT-I dapat terus menjadi wadah pemersatu umat yang menyejukkan, terutama di tengah berbagai tantangan sosial saat ini.

“Di tengah dinamika zaman, kita butuh ruang-ruang yang menenangkan hati, yang mengajarkan nilai kasih sayang, persatuan, dan kedamaian. MPTT-I harus hadir sebagai cahaya bagi umat,” tutupnya.

Dengan pengangkatan ini, diharapkan MPTT-I semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengkajian tauhid dan tasawuf, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan karakter dan spiritual masyarakat Indonesia. (*)

Tombol Google News

Tags:

MPTT-I Aceh Tasawuf jamaluddin idham umat Islam pdi perjuangan