KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang berkomitmen mendukung program bantuan becak listrik dari Prabowo Subianto dengan memperluas akses pengisian daya. Saat ini, tercatat sudah ada 37 lokasi pengisian daya yang disiapkan dan jumlahnya dipastikan akan terus bertambah.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan pihaknya tengah menjalin kolaborasi dengan PT PLN (Persero) untuk menambah titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) khusus becak listrik tersebut.
"Saya dengan PLN juga sudah ada kerja sama. Mudah-mudahan nanti ada CSR dan beberapa becak listrik ada kita tempatkan di titik-titik untuk ngecas. Kemungkinan ada kemudahan terkait pembayaran khusus pengemudi becak," ujarnya, Selasa, 20 Januari 2026.
Wahyu menjelaskan penambahan titik ini bertujuan agar para pengemudi becak tidak kesulitan mencari daya saat sedang beroperasi. Meski pengisian daya bisa dilakukan secara mandiri di rumah, keberadaan SPKLU di ruang publik dianggap lebih efisien dan cepat.
"Saat ini di Kota Malang ada 37 lokasi. Nanti kita akan tambah lagi untuk memudahkan mereka mengecas listrik. Walaupun sebetulnya di rumah juga mereka bisa ya, tetapi nanti akan lebih mudah dan lebih cepat ini ada titik-titik tertentu," jelasnya.
Terkait sebaran lokasi, Pemkot Malang dan PLN akan memprioritaskan kawasan yang menjadi pusat mobilitas wisatawan. Hal ini dilakukan agar becak listrik dapat mendukung ekosistem pariwisata ramah lingkungan di Kota Malang.
"Kalau untuk cas ini di titik tertentu yang lebih mudah kita akan tetapkan. Terutama yang dekat-dekat hotel, tempat pariwisata, jadi ada halangan apa pun mereka juga bisa cepat untuk mengecas," pungkasnya.(*)
