Capunglam, Startup Garapan Mahasiswa UB yang Hadirkan Model Usaha Pangan Berkelanjutan bagi Rumah Tangga

6 Maret 2026 15:53 6 Mar 2026 15:53

Thumbnail Capunglam, Startup Garapan Mahasiswa UB yang Hadirkan Model Usaha Pangan Berkelanjutan bagi Rumah Tangga

Founder dan Ketua Tim Capunglam, Cahyo Ilham Firmansyah Subagio, mengenalkan konsep green entrepreneurship dalam memperkuat ketahanan pangan. (Foto: Humas UB)

KETIK, MALANG – Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berhasil menciptakan sebuah startup bernama Capunglam Agrinovasi Indonesia. Melalui startup ini, mereka berupaya menghadirkan model usaha pangan berkelanjutan bagi skala rumah tangga.

Capunglam menggandeng Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Kota Malang melalui workshop pengolahan limbah dan integrasi pertanian untuk ketahanan pangan UMKM di masa krisis.

Founder sekaligus Ketua Tim Capunglam, Cahyo Ilham Firmansyah Subagio, menjelaskan keinginannya untuk mengenalkan konsep green entrepreneurship dalam memperkuat ketahanan pangan di lingkup komunitas.

“Sebagai mahasiswa sekaligus pelaku usaha di bidang green entrepreneurship, saya melihat bahwa tantangan krisis ekonomi dan krisis pangan ke depan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Generasi muda, khususnya mahasiswa, perlu ikut terlibat menjadi bagian dari solusi melalui inovasi di sektor pangan,” ujarnya, Jumat, 6 Maret 2026.

Capunglam memperkenalkan konsep integrated farming dan pengolahan limbah organik yang dapat menjadi bagian dari sistem ekonomi sirkular. Limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga maupun usaha dapat diolah menjadi sumber pakan atau pupuk. Dengan demikian, terciptalah sistem produksi pangan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Kami ingin memperkenalkan praktik sederhana seperti urban farming, pengolahan limbah organik, hingga integrasi pertanian yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Harapannya, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.

Melalui Capunglam Farm, Capunglam berupaya mengimplementasikan sistem pertanian terpadu. Mulai dari budidaya lele dan ayam, pengolahan limbah organik dengan maggot, hingga penanaman sayuran yang masuk dalam ekosistem pangan terpadu. (*)

Tombol Google News

Tags:

Capunglam ketahanan pangan pertanian terintegrasi Rumah tangga Startup mahasiswa UB Universitas Brawijaya Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Kota Malang Cahyo Ilham Firmansyah Subagio