DLH Kota Malang Siagakan 500 Petugas Kebersihan di Mujahadah Kubro 1 Abad NU

5 Februari 2026 15:27 5 Feb 2026 15:27

Thumbnail DLH Kota Malang Siagakan 500 Petugas Kebersihan di Mujahadah Kubro 1 Abad NU

DLH Kota Malang akan mengerahkan 500 petugas kebersihan saat Mujahadah Kubro 1 Abad NU. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menyiagakan sedikitnya 500 petugas kebersihan selama pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Pengerahan pasukan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan sampah seiring membeludaknya jumlah jemaah yang diprediksi mencapai 100.000 orang.

​Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, menjelaskan petugas kebersihan akan diterjunkan pada 7-8 Februari 2026. Mereka dibagi ke dalam beberapa sif kerja. Pada Sabtu, sif dimulai pukul 17.00 WIB. Sementara pada Minggu, sif dimulai pukul 04.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, hingga usai kegiatan.

"Dalam rangka untuk memperingati harlah satu Abad NU, untuk DLH Kota Malang kami mengerahkan 500 tenaga operasional yang di lapangan," ujar Raymond, Kamis, 5 Februari 2026.

500 petugas kebersihan tersebut tersebar di beberapa titik, mulai dari bagian dalam dan luar Stadion Gajayana, parkiran, Jalan Semeru, Jalan Merapi, Jalan Welirang, Jalan Kawi, dan Jalan Ijen. 

Untuk memastikan sampah-sampah milik jemaah tak tercecer sembarangan, DLH Kota Malang juga menyiapkan 1.000 kantong sampah atau trash bag. Petugas akan menyisir secara berkala untuk mengangkut kantong yang telah penuh. 

"Kalau memang sudah setengah atau penuh akan diambil, diganti trash bag yang baru, sehingga memudahkan para jemaah, baik yang putra maupun putri untuk menaruh sampahnya," katanya.

Foto Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran saat menjelaskan petugas kebersihan yang akan dikerahkan selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU. (Foto: Lutfia/Ketik)Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran saat menjelaskan petugas kebersihan yang akan dikerahkan selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU. (Foto: Lutfia/Ketik)

Raymond menambahkan, sampah yang terkumpul akan ditampung sementara di 6 unit dump truck dan 2 mobil pikap. DLH telah menyiapkan skema pengiriman sampah langsung ke TPA Supit Urang. Namun, 2 unit dump truck akan tetap disiagakan di area Stadion Gajayana untuk keadaan darurat.

​Terkait aksesibilitas, Raymond mencatat adanya potensi penutupan jalan karena kepadatan jemaah yang sudah mulai berkumpul sejak Sabtu malam.

"Tetap mobilisasi, tetapi untuk yang acara pagi karena diperkirakan jemaah itu mengikuti acara sudah mulai jam 23.00 WIB (Sabtu). Kemungkinan jam 00.00-01.00 WIB (Minggu) itu sudah tidak ada pergerakan kendaraan," kata Raymond. 

DLH memperkirakan akan terjadi peningkatan volume sampah sebesar 10 persen atau sekitar 70 ton dibandingkan hari biasa. Sebagai informasi, rata-rata harian sampah yang diangkut DLH Kota Malang mencapai 720 ton. 

"Perkiraan sampah untuk hari-H, kemungkinan kalau perhitungan kami kurang lebih sekitar 7 sampai 8 truk setiap pengambilan. Kalau prediksi untuk sampah karena memang fokusnya cuma satu titik, mungkin teman-teman lebih mudah untuk proses pengirimannya ke TPA Supit Urang," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mujahadah Kubro 1 Abad NU   Mujahadah Kubro 1 Abad NU Kota Malang DLH Kota Malang Petugas Kebersihan Seabad NU NU NAHDLATUL ULAMA